#KORUPSI#BERITALAMPUNG

Satu Pekan, Kejati Periksa 9 Saksi soal Korupsi Jagung

Satu Pekan, Kejati Periksa 9 Saksi soal Korupsi Jagung
Aset yang disita Kejati Lampung dari salah satu tersangka/Dok Kejati Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung  terus memeriksa sejumlah saksi, dalam tindak pidana korupsi pengadaan Bantuan Benih Jagung pada Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dialokasikan untuk Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2017. Dua saksi kembali diperiksa pada Rabu, 2 Juni 2021, yakni berinisial MD seorang ASN Dinas PertanianTanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung dan IM dari PT Dempo.

"Hari ini dua saksi telah diperiksa dari ASN dan dari swasta," kata Kasipenkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan, di ruang kerja, Rabu, 2 Juni 2021.


Diberitakan sebelumnya, tiga saksi diperiksa pada Senin, 31 Mei 2021, yakni SS selaku ASN Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, DY ASN Asal Malang, Jawa Timur dan N, ASN asal Surabaya, Jawa Timur. Kemudian, pada Kamis, 27 Mei 2021  Kejati Lampung juga memanggil empat saksi untuk dimintai keterangan yakni, SY, BA, US dan AH.

"Pemeriksaan seluruh saksi tersebut untuk kelengkapan alat bukti, dan berkas pekara," katanya.

Hingga kini, Kejati Lampung juga masih menunggu hasil audit kerugian negara, dari lembaga terkait.

Kejati Lampung juga menyita satu unit rumah di daerah  Bataranila, dan satu unit gudang di daerah Sukabumi, Bandar Lampung, pada 6 Mei 2021, dari tersangka korupsi pengadaan benih jagung. Penyitaan tersebut tindak lanjut dari upaya penyidik untuk mengejar pemulihan/pengembalian kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dan penyitaan didasari atas penetapan Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang Kelas I A Bandar Lampung Nomor: 8/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN.TJK. dan Nomor: 9/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN.TJK. 


Kejati Lampung juga telah menyampaikan wacana pencegahan para tersangka agar tidak melarikan diri ke luar negeri. Proses tersebut masih berlangsung hingga sekarang. Penyidik Pidsus Kejati Lampung juga telah mengkroscek ke beberapa kabupaten di Provinsi Lampung. Tujuannya guna mengkonfrontir ke para petani penerima bantuan benih jagung, apakah sesuai atau tidak antara spesifikasi dan kebutuhan.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menetapkan tiga orang sebagai tersangka korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung pada Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dialokasikan untuk Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2017 yakni  EY, HRR, dan IMA. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait