#covid-19Lampung

Satu Lagi Warga Pekalongan Meninggal Akibat Covid-19

Satu Lagi Warga Pekalongan Meninggal Akibat Covid-19
Proses pemakaman warga Desa Wonosari Kecamatan Pekalongan, RSN, yang meninggal dunia akibat Covid 19. Jenazah RSN dimakamkan di TPU desa setempat dengan protokol kesehatan pada Selasa (13/4/2021) sekitar pukul 22.30 wib. Istimewa


Sukadana (Lampost.co) -- RSN (25), warga Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 pada Selasa, 13 April 2021, sekitar pukul 19.00 WIB.

Jenazah wanita yang bekerja di perusahaan tambak udang Bratasena tersebut, langsung dimakamkan pada malam itu juga sekitar pukul 22.30 WIB di TPU Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, dengan menggunakan protokol kesehatan ketat.

Plt Camat Pekalongan, Selamet Haryanto mengatakan RSN merupakan warga Kecamatan Pekalongan yang kedua meninggal dunia akibat Covid 19 dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya warga Desa Jojog, Kecamatan Pekalongan, MLN (71) meninggal dunia pada Sabtu, 10 April 2021, akibat terpapar Covid-19.

"Pulang dari bekerja di tambak Bratasena, RSN awalnya mengeluh sakit lambung dan tenggorokan, sempat berobat ke petugas medis di Kecamatan Pekalongan pada Senin, 5 April 2021," kata dia.

Karena tidak ada perubahan, RSN kemudian berobat ke salah satu klinik kesehatan di Kota Metro pada Selasa, 6 April 2021. Lalu keesokan harinya RSN dirujuk ke RSU A Yani Kota Metro. Selanjutnya pada Kamis, 8 April oleh pihak RSU A Yani, dilakukan test swab dan hasilnya pasien dinyatakan positif terpapar Covid-19.

"Beberapa hari menjalani perawatan di ruang isolasi RSU A Yani Kota Metro, kondisi kesehatan RSN tidak stabil dan terus memburuk hingga mengalami koma,  dan akhirnya meninggal dunia pada Selasa 13 April," tambahnya.

Jenazah RSN kata Selamet, selanjutnya langsung dimakamkan malam itu juga sekitar pukul 22.30 WIB di TPU Desa Wonosari dengan menggunakan protokol kesehatan ketat.

Kemudian menindaklanjuti kasus tersebut, Satgas Covid-19 Kecamatan Pekalongan, bersama petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim dan Pusekesmas Gantiwarno sudah melakukan tracing dan pengambilan sampel untuk test swab terhadap enam orang warga desa Wonosari yang sempat kontak erat dengan almarhum.

“Tracing dan pengambilan sampel untuk test swab sudah dilakukan terhadap enam orang yang pernah kontak erat dengan almarhumah RSN dan sejauh ini masih menunggu hasil dari test swab tersebut,” kata Selamet.

Sementara menyikapi kasus tersebut, kepada seluruh warga Desa Wonosari khususnya dan warga Kecamatan Pekalongan umumnya, Selamet kembali mengingatkan, agar tetap patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, baik dalam berbagai kegiatan atau kehidupan bemasyarakat sehari-hari. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait