kongoTNI

Satgas TNI Bantu Selamatkan Warga AS di RD Kongo

( kata)
Satgas TNI Bantu Selamatkan Warga AS di RD Kongo
Satgas TNI turut membantu penyelamatan seorang warga AS di desa Ake, RD Kongo, 17 Juli 2020. (Foto: TNI)


Lulimba (Lampost.co) --  Memasuki bulan kedelapan kiprahnya di daerah misi, Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO), kembali memberikan warna. Satgas TNI turut berperan dalam proses penyelamatan sandera salah satu warga berkebangsaan Amerika Serikat atas nama Sarah dari tangan kelompok bandit di Ake Village, 10 kilometer dari SCD Lulimba pada Jumat 17 Juli.
 
Saat ditemui di Sukarno Camp, Komandan Satgas Indo RDB Kolonel Inf. Daniel Lumban Raja mengatakan bahwa keberhasilan dalam misi penyelamatan tersebut diawali dengan diterimanya informasi dari Chief dan MSF team kepada Komandan Static Combat Deployment (SCD) Lulimba Mayor Inf. Yoni.
 
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa 21 Juli 2020, Informasi yang diterima seputar negosiasi dengan kelompok bandit yang telah menculik dan menyekap seorang warga AS selama kurang lebih 16 hari di sekitar perkampungan Ake. Kondisi sandera dikhawatirkan mulai memburuk.

Dengan sigap Komandan SCD Lulimba Satgas Indo RDB XXXIX-B Monusco bersama Chief Village, Regiment Commander FARDC, Commander Local Police, Team MSF di Kampung Lulimba menggelar pertemuan untuk ditentukan langkah-langkah tepat dalam menindaklanjuti informasi yang didapat, serta mengantisipasi segala kemungkinan konsekuensi resiko dari dampak situasi kondisi yang nantinya dapat berkembang.
 
Setelah menemukan titik terang dalam proses negosiasi dengan berhasil mencapai kesepakatan, kelompok Bandit akhirnya bersedia membebaskan sandera. Satgas Indo RDB berperan penting dalam memastikan situasi keamanan terkendali dengan memastikan pengamanan di ring luar. Satgas Indo RDB bersiap mengambil tindakan apapun jika terjadi situasi genting saat berlangsungnya negosiasi di desa Ake.
 
Upaya negosiasi kepada tiga bandit bersenjatakan AK-47 yang difasilitasi Chief Village dan dua orang MSF berlangsung baik. Kondisi sandera secara umum stabil saat negosiasi berlangsung. Ia langsung menjalani pemeriksaan kesehatan usai dibebaskan.
 
Apresiasi luar biasa serta ucapan terima kasih disampaikan Chief Village dan MSF Team kepada Satgas Indo RDB yang dinilai berhasil memastikan keamanan selama berlangsungnya negosiasi.

EDITOR

Medcom

loading...


Berita Terkait



Komentar