koronacovid-19

Satgas Gencar Razia Protokol Kesehatan di Objek Wisata

Satgas Gencar Razia Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Pengecekan suhu kepada wisatawan yang datang ke pantai mutun. Dok Polres


Pesawaran (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran kembali melakukan operasi yustisi di sejumlah tempat wisata. Hal ini mengingat kembali dibukanya objek wisata setelah tutup pada libur panjang pergantian tahun sejak 31 Desember sampai 2 Januari.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan pada kegiatan yustisi operasi Aman Nusa II ini, melibatkan 24 personel polri, 15 personel Satpol PP, dan dua petugas Dinkes.

"Hari ini adalah hari pertama tempat wisata kembali beroperasi, maka dari itu kami langsung melakukan operasi yustisi. Tujuannya agar para wisatawan ini dapat mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan 3M dan 1T," ujarnya, Sabtu, 2 Januari 2021.

"Kami membagi menjadi tiga regu, regu satu melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi di Pantai Putri Mutun, regu dua di pintu masuk pantai mutun, dengan meliputi pengecekan suhu kepada seluruh pengunjung dan rapid test kepada pengunjung yang datang dari luar Provinsi Lampung. Sedangkan untuk regu tiga melaksanakan kegiatan di dalam pantai mutun," lanjutnya.

Dirinya mengatakan pada kegiatan ini masih banyak didapati masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Kurang lebih ada 600 orang yang kami tegur, dengan rincian, pengecekan rapid test 10 orang, tindakan fisik berupa Push Up sebanyak 30 orang, menyanyikan lagu nasional sebanyak 10 orang, dan teguran lisan sebanyak 550 orang," ujar dia.

Dirinya berharap, dengan kegiatan yang dilakukan pada tempat wisata, dapat menekan penyebaran covid-19 dan mencegah terjadinya klaster baru.

"Kami juga meminta kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan, jadi dan sayangi diri sendiri serta keluarga kita dengan menerapkan protokol kesehatan, karena kita tau sampai saat ini kasus covid-19 di Provinsi Lampung setiap harinya masih mengalami peningkatan," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait