#protokolkesehatan#viruscorona#beritalamteng#operasiyustisi

Satgas Covid-19 Lamteng Operasi Kepatuhan Prokes ke Pasar-pasar

( kata)
Satgas Covid-19 Lamteng Operasi Kepatuhan Prokes ke Pasar-pasar
Operasi Yustisi penertiban protokol kesehatan di mal. Lampost.co/Wahyu Pamungkas


Gunungsugih (Lampost.co): Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Lampung Tengah menggelar Operasi Yustisi di Bandarjaya, Lampung Tengah, Rabu, 14 Oktober 2020. Operasi yang dipimpin langsung Penjabat Bupati Lamteng Adi Erlansyah itu menyasar sejumlah tempat.

Adi Erlansyah yang didampingi sejumlah kepala OPD, para asisten, staf ahli, bersama Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, dan perwakilan Kodim 0411/LT mendatangi pasar swalayan, pasar tradisional, masjid, dan Puskesmas Bandarjaya.

Menurut Adi Erlansyah, operasi ini sebagai pemanasan untuk kegiatan sosialisasi kebiasaan baru yang lebih rutin dan masif. 

"Kami masih sosialisasi dan mengingatkan secara persuasif. Menegur bagi masyarakat yang lupa memakai masker dan meminta pengelola swalayan untuk memastikan pengunjung tak saling berdesakan, sehingga tetap bisa menjaga jarak," kata dia.

Saat mengunjungi swalayan Chandra maupun Putra Baru Bandarjaya, Adi Erlansyah berbicara kepada pihak pengelola untuk memastikan pintu masuk maupun keluar harus disediakan dengan lapang, sehingga pengunjung tidak berdesakan. Sementara di pasar Bandarjaya, Adi Erlansyah dan rombongan secara langsung menegur pedagang maupun pengunjung yang tidak memakai masker. 

"Kami ingatkan dan imbau masyarakat. Sebelum ada perda, bagi yang melanggar protokol kesehatan hanya kami tegur secara lisan. Setelah ada perda nanti bisa dikenai sanksi ringan sampai pidana," kata Adi.

Saat ini draft raperda tentang penanggulangan Covid-19 sedang disiapkan. Pemkab Lamteng menargetkan selesai penyusunan sampai pembahasan dalam waktu satu bulan.

Sementara itu, Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan sanksi kedisiplinan semacam push up dan menyanyikan lagu kebangsaan nantinya diatur Perda. Sebelum ada Perda, pihaknya mengingatkan secara persuasif.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaksanakan protokol kesehatan. Apabila ada petugas mengingatkan tidak boleh menyepelekan. Sebab pada dasarnya ini untuk kepentingan masyarakat sendiri," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait