#Covid-19

Satgas Covid-19 Lambar Awasi Ketat Prokes di SMPN 4 dan SMKN 1 Liwa

Satgas Covid-19 Lambar Awasi Ketat Prokes di SMPN 4 dan SMKN 1 Liwa
Satgas Covid-19 Lambar melakukan monitoring terhadap pelaksanaan prokes di SMPN 4 dan SMKN 1 Liwa, Jumat, 8 Januari 2021. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melakukan pemantauan dan pengawasan disiplin protokol kesehatan (prokes) terhadap kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMPN 4 Liwa dan SMKN 1 Liwa.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda dan Perbup Sat Pol PP Lambar Sukardi mengatakan berdasarkan hasil pengawasan semua siswa terlihat memakai masker dan menjaga jarak baik ketika berada di dalam kelas maupun di luar ruangan.

"Untuk sarana cuci tangan, khususnya di SMPN 4 Liwa, sebagian memang ada yang kosong airnya dikarenakan persediaan langsung tersambung ke jaringan PDAM. Sementara PDAM saat itu sedang tidak mengalir karena pendistribusian air dilakukan secara bergilir," kata Sukardi, Jumat, 8 Januari 2021.

Sarana cuci tangan di sejumlah titik menggunakan bak penampungan terpasang di depan-depan kelas. Jelang siang, air sudah tampak kosong karena sudah banyak dipakai untuk mencuci tangan.

"Kami meminta kepada pihak sekolah dan guru agar terus mematuhi prokes, yaitu jaga jarak, pakai masker, dan rajin mencuci tangan," imbay dia.  

Pihaknya mengaku akan selalu mengawasi guru dan siswa agar taat prokes. Jika ada siswa yang tidak mengenakan masker maupun tidak menjaga jarak maka guru harus menegurnya.

"Mengingat masih bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19, maka selain memantau disiplin prokes di sekolah-sekolah, pengawasan dan pemantauan akan lebih ditingkatkan lagi terutama di pasar-pasar dan tempat-tempat umum lainya," kata Sukardi.

"Kalau untuk di sekolah-sekolah sarana dan ketentuan untuk mematuhi prokes itu sudah berjalan karena sudah SOP-nya," kata dia.

Pengawasan langsung di masyarakat dan tempat umum seperti pasar, kata Sukardi, justru lebih sulit dan butuh perhatian ekstra.

"Apabila masyarakat tidak patuh terhadap prokes maka disinyalir penularan Covid-19 ini akan semakin bertambah," kata Sukardi. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait