#covid-19Lampung#satgascovid-19

Satgas Covid-19 Dilempari Batu Saat Bubarkan Hajatan di Pesisir Barat

Satgas Covid-19 Dilempari Batu Saat Bubarkan Hajatan di Pesisir Barat
Satgas Covid-19 Kabupaten Pesisir Barat saat melakukan patroli penertiban prokol kesehatan. Dok


Krui (Lampost.co) -- Sejumlah warga menyerang Satgas Covid-19 dengan melempari batu saat pembubaran resepsi pernikahan di salah satu rumah warga di Pekon Muara Tembulih, Kecamatan Ngambur, Pesisir Barat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat Mirza Sahri mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 25 Juli 2021, malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Petugas kami sudah mengingatkan dari siang, jangan menggelar pesta dalam kondisi saat ini. Namun hingga malam masih digelar, lalu sekitar pukul 21.00 WIB petugas datang ke lokasi tapi malah dilempari batu oleh sejumlah warga. Saat itu kondisi listrik padam, saya juga hampir terkena lemparan batu," kata dia, Senin, 26 Juli 2021.

Saat listrik hidup dan situasi mulai kondusif, lanjutnya, petugas mengamankan peralatan orgen tunggal dam dibawa ke Mapolsek Bengkunat.

Menurut Mirza, kejadian ini merupakan kali kedua petugas mendapat perlawanan saat menertibkan aturan protokol kesehatan. Sebelumnya pada tahun 2020 sempat berlangsung ricuh.

"Tahun lalu juga pernah terjadi keributan di Puskesmas Krui, saat itu anak-anak pesantren dari Temboro (Jawa timur). Kalau tahun 2021, ini yang pertama kali," ujarnya.

Pihaknya menegaskan akan terus melakukan penertiban kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan termasuk resepsi pernikahan warga.

Sementara itu, Sekretaris SatPol PP Kabupaten Pesisir Barat, Herman mengatakan setiap kali patroli penerapan prokes pihaknya menerjunkan sekitar satu peleton personel atau sekitar 30 Satpol PP.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait