covidBandarLampung

Satgas Covid-19 Bubarkan Pengunjung Toko Busana Wanita karena Langgar Prokes

Satgas Covid-19 Bubarkan Pengunjung Toko Busana Wanita karena Langgar Prokes
Tim Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung di depan toko di Jalan ZA Pagar ALam, Bandar Lampung, Jumat 27 NOvember 2020. MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) --  Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandar Lampung membubarkan pengunjung toko busana wanita yang berada di Jl. ZA Pagar Alam No.17, Bandar Lampung karena melanggar protokol kesehatan. 

Hal tersebut bermula dari promosi yang diberikan oleh pihak toko, yakni “serba Rp50.000” untuk seluruh barang yang dijual.  Promosi tersebut mengakibatkan membludaknya pengunjung yang menyebabkan kemacetan di bawah fly over Mal Boemi Kedaton. 

Ketua Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Labuhan Ratu, Aiptu Afeni menjelaskan telah terjadi kesalahpahaman antara pihak toko dan para pengunjung sehingga menyebabkan pengunjung yang datang di luar perkiraan.  “Jadi kami sedang patroli rutin, ternyata ada kerumunan di Ladyfame dan tentunya melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak,” jelasnya. 

Ia juga menegaskan kepada toko tersebut untuk menghentikan sementara promo yang diberikan kepada para pelanggan, mengingat angka kasus positif di Kota Bandar Lampung semakin meningkat setiap harinya. 

“Saya tegaskan bahwa tidak ada penyegelean, karena itu bukan wewenang kami" 

Ia menuturkan angka pasien Covid-19 terus meningkat di Bandar Lampung. "Kami nggak mau kondisi semakin parah, makanya kami tertibkan kerumunan ini,” tegasnya.

Salah satu pengunjung Agustin [15 tahun] membenarkan bahwa ada promosi yang diberikan oleh pihak toko yang diumumkan melalui sosial media. Agustin bersama temannya sejak pagi sudah menunggu toko dibuka untuk bisa mendapatkan promosi stersebut.

“Saya tau dari IG (instagram) Ladyfame, ada promo harga Rp50 ribu, jadi saya langsung datang kesini pagi-pagi. Ternyata ditutup sama polisi,” kata Agustin. 

Ia mengatakan bahwa akan tetap menunggu toko kembali dibuka walaupun harus kembali berdesakan dengan pengunjung yang lain. “Besok ke sini lagi, yang penting pakai masker. Kalau besok masih tutup ya puter balik aja,” jelasnya. 

 

EDITOR

Dian Wahyu Kusuma

loading...




Komentar


Berita Terkait