sodomi

Santri Predator di Ponpes Dibekuk Polisi

Santri Predator di Ponpes Dibekuk Polisi
(dok. id.theasianparent.com)


Kalianda (Lampost.co) -- Polsek Natar menangkap SU (18) santri salah satu pondok pesantren di Natar, Lampung Selatan karena mencabuli adik kelasnya MF (13). Ia ditangkap pada Sabtu, 16 Januari 2021. 

Penangkapan SU berdasarkan laporan nomor : LP/B-134/1/2021/RESLAMSEL/SEK NATAR pada 14 Januari 2021. Usai melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti, serta gelar perkara, pelaku pun ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. 

"Sudah kami tangkap dan dalam proses pemeriksaan," ujar Kapolsek Natar, Kompol Hendy Prabowo, Minggu, 17 Januari 2021. 

Dari hasil pemeriksaan tercatat pelaku dua kali menyodomi adik tingkatnya sejak awal Januari 2021 di lingkungan pendidikan keagamaan tersebut. Modus perbuatan pelaku dengan cara memeluk korban dari belakang lalu ditambah unsur intimidasi dan paksaan. Selang beberapa hari perbuatan tersebut kembali dilakukan pelaku. 

"Dari pemeriksaan, motif pelaku karena terpengaruh dengan konten pornografi dari ponsel beberapa rekannya," katanya. 

Perbuatan pelaku ternyata tidak hanya pada MF, tetapi terhadap para santri lainnya di pondok tersebut. Ia nekat berbuat cabul sejak 2019. Setidaknya tiga pelaku lain telah menjadi korban dengan frekuensi setiap korban dicabuli lima sampai enam kali. "Tiga korban yang lain sudah ke luar dari situ," paparnya. 

Pelaku dijerat Pasal 81A ayat (4) dan Pasal 82A ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2O16 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait