#riyadhussolihin#ponpes

Santri Ponpes Riyadhus Sholihin Antusias Pelajari Wawasan Kebangsaan

Santri Ponpes Riyadhus Sholihin Antusias Pelajari Wawasan Kebangsaan
Kepala Staf Kodim 0410/KBL, Letkol Inf Imam Syafei, saat menyampaikan materi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, Kamis, 16 Juni 2022. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin Bandar Lampung antusias mempelajari materi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan yang disampaikan Kodim 0410 Kota Bandar Lampung, Kamis sore, 16 Juni 2022.


Kepala Staf Kodim 0410/KBL, Letkol Inf Imam Syafei, mengatakan Indonesia sebagai negara yang berdaulat berpegang teguh pada Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945. Para pendahulu bangsa begitu sempurna menetapkan negara ini menjadi suatu negara yang merdeka.

“Pengetahuan wawasan kebangsaan ini penting diberikan kepada santri, agar mereka jangan salah (persepsi). Di saat kita bicara masalah keagamaan maka berdasarkan Al-Quran dan hadits. Tapi, begitu bicara masalah berbangsa dan bernegara kita berdasarkan Pancasila dan UUD,” kata Letkol Imam kepada awak media.

Wawasan kebangsaan, lanjutnya, sangat penting diberikan sedini mungkin agar tertanam jiwa besar, mewarisi nilai-nilai kebangsaan, patriotisme, nasionalisme dan idealisme terhadap negara. Mereka juga akan punya rasa memiliki dan mencintai negara.

“Ini penting sebagai modal dasar pemuda-pemudi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di negeri ini dan mewarisi nilai-nilai perjuangan para pejuang,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin Bandar Lampung, Ismail Zulkarnain, mengatakan materi wawasan kebangsaan dan Pancasila sangat bermanfaat bagi anak-anaknya.

“Materi ini sangat bermanfaat untuk mental santri sebagai calon-calon generasi penerus bangsa untuk mencintai tanah air. Menjadi generasi muda yang punya wawasan kebangsaan dengan ideologi Pancasila sebagai dasar kehidupan bernegara di NKRI ini,” kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait