#Mudik#Lebaran

Sanksi Bagi Pengemudi Travel yang Nekat Bawa Pemudik

Sanksi Bagi Pengemudi Travel yang Nekat Bawa Pemudik
Ilustrasi. Antara Foto


Jakarta (Lampost.co) -- Polisi tak main-main dengan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021. Polisi telah menyiapkan sanksi bagi travel gelap yang kedapatan membawa pemudik.

"Kami tidak segan menindak dan mengandangi pengendara ini (travel gelap), apabila masih melakukan hal-hal membawa penumpang tidak sesuai aturan. Padahal sudah tahu bahwa ini adalah larangan mudik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2021.

Baca juga: Larangan Mudik, ASDP Setop Penjualan Tiket Online Pelabuhan Bakauheni

Larangan pulang kampung diterapkan saat puncak arus mudik dan balik pada 6-17 Mei 2021. Aturan ini pernah diterapkan pada Idulfitri 2020. Saat itu, banyak travel gelap yang berupaya mengangkut pemudik keluar dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Polda Metro Jaya kini mengantisipasi kejadian serupa. Polisi menyiapkan sanksi bagi pengendara, yakni tilang dan penyitaan kendaraan sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Nanti kendaraannya akan kita amankan sampai dengan selesai operasi tanggal 17 Mei baru kita lepas," ujar Yusri.

Yusri menyebut akan ada sanksi dari Dinas Perhubungan terhadap travel yang masih nekat mengangkut pemudik. Sanksinya lebih berat.

"Dari pemerintah daerah (Pemda) ada kebijakan tersendiri, mungkin dengan cara mencabut izinnya," ucap mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait