#Pajak#esamdes#Lambar

Samsat Liwa Gandeng Dinas PMP untuk Kembangkan e-Samdes

Samsat Liwa Gandeng Dinas PMP untuk Kembangkan e-Samdes
Kepala Samsat Liwa, Desilia. (Foto:Lampot/Eliyah)


Liwa (Lampost.co)--Keberadaan dua Samsat Desa elektronik (e-Samdes) yang dikelolah dua BUMdes di Pekon di Lampung Barat diharapkan mampu mendongkrak perolehan pendapatan yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor di Lampung Barat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Samsat Liwa, Desilia, Minggu, 17 Oktober 20121. Kedua e-Samdes kerja sama pihaknya dengan dengan BUMDes pekon itu adalah e-Samdes Tunas Selalau milik BUMDes  Pekon Balak Kecamatan Batubrak dan e-Samdes Tekat BUMDes Pekon Trimulio Kecamatan Gedungsurian.

Kedua e-Samdes itu sudah melaksanakan pelayanan pembayaran pajak motor dan mobil khusus tahunan. Kemudian untuk kendaraan yang mati pajak denda serta tunggakan juga bisa dibayar melalui e-Samdes tersebut. Sedangkan untuk kendaraan yang ganti plat, STNK pelaksanaanya tetap langsung ke kantor Samsat.

Sejak aktif melayani mulai tanggal 13 September lalu hingga beberapa hari lalu, realisasi pelayanan yang dilaksanakan oleh kedua e-Samdes di dua pekon itu sudah melayani puluhan wajib pajak.

"Sampai beberapa hari lalu, sudah ada 20-an wajib pajak yang membayar melalui dua e-Samdes tersebut," kata Desilia.

Ia berharap, masyarakat di kecamatan sekitar dua e-Samdes tersebut dapat memanfaatkan layanan pembayaran pajak kendaraan tersebut. Karena e-Samdes itu dibuka tujuanya adalah untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat di kecamatan sekitarnya tidak perlu lagi harus jauh-jauh datang ke Liwa jika hanya untuk membayar pajak tahunan saja.

Ia mengaku, kedepan pihaknya berencana akan mengembangkan e-Samdes ini dengan melihat kondisi di lapangan. Apabila ada BUMDes yang potensial untuk dilakukan kerja sama, maka pihaknya akan mengusulkanya menjadi agen e-smart ke Bapenda Lampung.

Pihaknya juga berharap kerjasama dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) dapat menginformasikan dan mengusulkan BUMDes mana yang potensi untuk dijadikan agen e-smart. Pihaknya siap untuk mengusulkanya ke provinsi.

Kedepan lanjut dia, setiap kecamatan ditargetkan akan ada BUMDes yang akan dijadikan sebagai agen e-smart atau e-Samdes. Untuk mensukseskan target itu maka pihaknya akan koordinasi ke Dinas PMP.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait