#keracunan

Sampel Makanan Diduga Penyebab Keracunan di Tuba Diteliti BPOM

Sampel Makanan Diduga Penyebab Keracunan di Tuba Diteliti BPOM
Korban diduga keracunan makanan dirawat di RSUD Menggala. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co) -- Petugas Kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa sakit massal yang dialami puluhan warga di dua kampung di Kecamatan Banjarbaru, Tulangbawang. Polisi tengah menunggu hasil uji sampel makanan dari laboratorium.

Kapolsek Banjaragung, Kompol Abdul Muthalib, mengatakan pihaknya kini tengah mengumpulkan barang bukti dan saksi untuk memastikan penyebab tumbangnya puluhan warga seusai menyantap makanan yang dibagikan warga Kampung Mekarindah Jaya, saat menggelar yasinan rutin.

Baca juga: Korban Diduga Keracunan di Tuba Capai 62 Orang

"Masih didalami untuk mencari saksi dan bukti-buktinya. Makanan yang dikonsumsi sudah kami berikan ke inafis Sat Reskrim Polres Tulangbawang untuk diketahui dari jenis makanan yang mana yang membuat kelompok ibu-ibu yasinan dilarikan ke rumah sakit," kata Muthalib, Sabtu, 8 Desember 2022.

Abdul Muthalib, enggan membeberkan apa saja sampel makanan yang disita dari besek yang dikonsumsi warga. Ia mengaku, kasus tumbangnya puluhan warga asal Kampung Mekarjaya dan Mekar Indah Jaya kini diserahkan ke Polres Tulangbawang.

"Karena sudah kami serahkan ke inafis polres nanti inafis polres yang akan tindak lanjuti perkembangan seterusnya," ujar dia.

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, mengatakan terdapat sejumlah sampel makanan dari besek yang dibagikan tuan rumah ke warga yang mengalami sakit massal.

"Sampel makanan akan diuji laboratorium ke BPOM. Jenis makanannya ada tempe bacem, urab, telor, agar-agar, kacang tanah, dan lemet singkong. Untuk saksi belum dapat dimintai keterangan karena masih lemas," ujar Wido.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait