#Natal#TahunBaru#Prokes#Covid-19

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Pengelola Wisata Siap Terapkan Prokes Secara Ketat

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Pengelola Wisata Siap Terapkan Prokes Secara Ketat
Ilustrasi/MI/Galih Pradipta


Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah tempat wisata memperketat protokol kesehatan (pprokes) seiring adanya prediksi pengunjung yang membeludak selama libur panjang akhir tahun 2020. Para pengunjung diramal berasal dari luar kota seperti Jakarta dan Palembang.

Manager lokasi wisata Puncak Mas, Bandar Lampung Rasfan memprediksi pengunjung yang akan datang ke tempat wisata naik secara signifikan. Oleh karena itu, pihaknya tengah mempersiapkan diri agar prokes tetap bisa dijalankan selama liburan.

"Prediksi pengunjung akan meningkat hingga 100 persen. Hal itu dapat terlihat dari akun Instagram kami yang ditemukan banyak sekali komentar masyarakat luar kota yang berniat menghabiskan waktu libur panjangnya ke Puncak Mas," kata Rafsan, Minggu, 6 Desember 2020. 

Menyikapi hal tersebut, manajemennya telah mengupayakan Prokes dengan ketat mulai dari mulai penyediaan cuci tangan di lokasi wisata hingga pembatasan jaga jarak yang dilakukan di berbagai tempat dengan memberikan tanda silang (X) serta area wajib masker di semua tempat.

"Kami akan pertegas para petugas untuk mau menegur pengunjung yang abai akan protokol kesehatan karena ini untuk kebaikan kita semua, selain itu juga kita menyediakan speaker yang akan memberitahukan penerapan 3M harus dilaksanakan dan pemberitahuan itu akan dibunyikan lima menit sekali," jelasnya. 

Pengelola tempat wisata Wiragarden pun demikian. Pihak manajemen mengatakan dalam menyambut akhir tahun pihaknya akan memberlakukan pembatasan pengunjung dari yang biasanya didatangi hingga 500 pengunjung menjadi separuhnya saja.

"Mendukung program pemerintah kita akan perketat protokol kesehatan. Dan kita akan berlakukan pengunjung hanya 50% agar upaya penerapan protokol kesehatan dapat terlaksana," ujar pihak manajemen. 

Kepala Dinas Pariwisata Edarwan mengimbau agar pengunjung tempat wisata berkenan menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehtan dengan tepat. 

"Prokes harus diterapkan. Karena itu merupakan kepentingan kita bersama. Memasuki libur Natal dan tahun baru ini Dinas Pariwisata sudah melakukan imbauan untuk semua pelaku usaha," jelas Edarwan.

Ia juga menambahkan bahwa pihak wisata harus dengan cermat memastikan kondisi pengunjung dalam keadaan sehat bahkan suhu tubuh yang normal.

"Kita wajibkan pelaku usaha pariwisata untuk menyiapkan tempat cuci tangan, sabun, thermo gun dan yang lainnya. Ini penting dan hal mendasar dalam menerapkan protokol kesehatan," paparnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait