#limbah#lingkungan

Saluran Irigasi Tejo Agung Tercemar Solar 

Saluran Irigasi Tejo Agung Tercemar Solar 
Bau solar mengalir dari depan SPBU hingga 800 meter menuju Sungai Wai Batanghari. Tampak juga saluran irigasi yang hangus terbakar akibat tercemarnya BBM tersebut. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Warga Kelurahan Tejo Agung Kecamatan Metro Timur mengeluhkan aroma menyengat serta limbah yang diduga berasal dari bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang mengalir di irigasi Perumnas Jurai Siwo Permai. 

Pantauan Lampost.co, genangan air bercampur solar itu mengaliri saluran irigasi mulai dari depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tejo Agung Kecamatan Metro Timur hingga 800 meter menuju sungai Way Batanghari.

Aliran solar tersebut diduga berasal dari SPBU bernomor 24-341-131 milik PT Cahaya Hartawan yang mengalami kerusakan teknis di salah satu mesin.

"Sampai sekarang ini baunya masih menyengat. Saya takut kalau ini nanti terbakar bagaimana? Kan bisa menjadi masalah baru," ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Selasa, 01 Mei 2021. 

Baca: Unila Kembangkan Biochar dari Limbah Biomassa Jagung

 

Dia menambahkan, sempat viral juga beberapa video terbakarnya beberapa titik saluran irigasi yang tak jauh dari lokasi SPBU tersebut. 

"Kemarin sempat viral juga mas ada irigasi yang alirannya terbakar," tambahnya. 

Setelah dilakukan penelusuran, ada beberapa video amatir yang merekam terbakarnya saluran irigasi yang melintasi kawasan perumahan Jurai Siwo, Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur. Dalam video yang masing-masing berdurasi 48 detik itu mempertontonkan sebuah objek yang terbakar di sebuah saluran irigasi atau anak sungai yang mengalir menuju Way Batanghari.

Kemudian pada dua video lainnya yang masing-masing berdurasi 15 detik dan 7 detik mempertontonkan kondisi irigasi dan sejumlah orang yang memungut cairan diduga solar dari dalam selokan.

"Bau solar sangat menyengat. Ini kalau kena api tersambar ini," ujar seseorang yang merekam video viral tersebut.

Pihak SPBU enggan memberikan keterangan apapun. Malah salah satu pengawas SPBU, Agus menyebut permasalahan itu telah selesai dan tanpa ditemukan komplain dari warga.

"Semua akan kami bereskan, ini tidak ada masalah," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait