vaksincovid-19

Saat Nakes Menerima Vaksin Sinovac

Saat Nakes Menerima Vaksin Sinovac
Salah satu tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat menjalani penyuntikan vaksin sinovac di puskesmas setempat, Rabu 20 Januari 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Pagi itu, Rabu 20 Januari 2021, aktivitas di UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Lampung Selatan, buka lebih awal dari sebelumnya. Sejumlah tenaga medis (Nakes) tengah sibuk mempersiapkan peralatan kesehatan.

Beberapa nakes yang hadir sejak pagi dengan sigap memakai alat pelindung diri (APD). Satu per satu mereka pun duduk di meja yang ditentukan, seperti meja pendaftaran, meja screening dan meja suntik vaksin.

Sedangkan, sejumlah nakes lainnya tengah mempersiapkan diri untuk disuntik vaksin sinovac. Tak lama kemudian, satu per satu nakes memasuki ruangan dan menuju meja pendaftaran. Usai diverifikasi di pendaftaran, nakes menuju meja screening untuk dilakukan pengecekan kondisi badan.

Setelah dinyatakan sehat, nakes memasuki ruangan khusus tempat penyuntikan vaksin covid-19. Hanya berselang beberapa menit, nakes yang disuntik vaksin keluar dan menunggu reaksi selama 30 menit.

Namun, ada salah satu nakes yang terpaksa harus berulang-ulang melakukan cek tekanan darah dan akhirnya ditunda karena memiliki tekanan darah mencapai 150/90.

Salah satu dokter umum di Puskesmas Rawat Jalan Palas, Herman mengaku dirinya menerima vaksin sinovac tanpa hambatan sejak dipendaftaran, screening dan penyuntikan vaksin.

"Alhamdulillah, saat di screening kondisi badan sehat semua. Memang saya tidak ada penyakit penyerta," kata dia.

Usai disuntik vaksin, Herman mengaku tidak merasa ada efek apapun sejak menerima vaksin sinovac hingga 30 menit kemudian. "Enggak ada yang dirasa setelah di vaksin. Alhamdulillah, sehat saja kondisi badan," kata dia.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Rosmeli mengatakan ada 13 nakes di Puskesmas setempat yang diberi vaksin covid-19. Sedangkan, dua nakes tidak bisa menerima vaksin karena memiliki riwayat Komorbit.

"Kedua nakes ditunda karena tekanan darah melebihi 150/90. Mereka berdua kami tunggu dulu tekanan darah kembali normal. Jika besok sudah normal, maka besok juga bisa langsung diberi vaksin," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait