#ekonomi#ruuciptaker#dpr

RUU Ciptaker Jawab Tantangan Dunia Usaha Pascapandemi

( kata)
RUU Ciptaker Jawab Tantangan Dunia Usaha Pascapandemi
Ilustrasi. Medcom.id

Jakarta (Lampost.co) -- DPR didorong meneruskan pembahasan rancangan undang-undang cipta kerja (ciptaker) karena dinilai menjadi solusi atas persoalan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia dan dunia.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Mudrajad Kuncoro mengatakan selama pandemi, pertumbuhan ekonomi nasional triwulan pertama 2020 hanya 2,97 persen, bahkan sudah negatif 2,41% dibanding kuartal keempat 2019. Sementara itu, angka pengangguran diprediksi mencapai empat hingga sembilan juta orang akibat pandemi ini.

Pembahasan awal RUU ini oleh tim tripartit setidaknya bisa menjadi pijakan awal bagi DPR untuk segera membahas RUU ciptaker. RUU ini, ujar Mudrajad, bisa menanggulangi masalah ekonomi pascapandemi.

"Di tengah pandemi, apakah ini waktu yang tepat untuk membahas RUU cipta kerja? Kuncinya, RUU ini harus bisa menjawab tantangan yang muncul akibat Covid-19, seperti pengangguran," kata Mudrajad di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2020.

Menurut dia, tekanan ekonomi hampir menjerat semua sektor karena kinerjanya lesu sejak Januari 2020. Sektor yang mengalami kontraksi pertumbuhan tertinggi, di antaranya jasa pendidikan (-10,4%), administrasi pemerintahan-pertahanan-jaminan sosial wajib (-,8,5%), konstruksi (-6,9%), transportasi dan pergudangan (-6,4%), pengadaan listrik dan gas (-5,7%), penyediaan akomodasi dan makan minum (-3,5%), serta pertambangan dan penggalian (-0,8%).

Di sisi lain, ada beberapa sektor yang tumbuh tinggi di tengah pandemi. Hal ini meliputi pertanian-kehutanan-perikanan (9,5%), jasa keuangan dan asuransi (5,3%), serta informasi & komunikasi (3%).

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar