#rusiaukraina#beritainternasional

Rusia Luncurkan Serangan di Tahun Baru, Produksi Drone Ukraina Hancur

Rusia Luncurkan Serangan di Tahun Baru, Produksi Drone Ukraina Hancur
Sebuah rumah sakit anak dikabarkan juga hancur dalam serangan Rusia ke Ukraina. Foto: AFP


Moskow (Lampost.co) -- Pada hari pertama 2023, Rusia langsung melancarkan serangan ke Ukraina. Kali ini serangan dihadapkan produksi drone sekaligus mengklaim berhasil menggagalkan serangan teror Kyiv terhadap Rusia. Dalam serangan itu, Moskow menyerang Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya dengan rudal dan drone.

“Akibat serangan Tahun Baru, tiga orang tewas dan 50 lainnya luka-luka di Ukraina,” kata pihak berwenang, seperti dikutip ITV, Senin 2 Januari 2023.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan menghantam fasilitas kompleks industri militer Ukraina yang terlibat dalam produksi drone.

"Fasilitas penyimpanan dan tempat peluncuran untuk drone juga dihancurkan. Tujuan serangan itu tercapai,” ujar kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA: Putin Tegaskan Rusia Siap Negosiasi Damai, Tapi Ukraina Menolak

"Rencana rezim Kyiv untuk melakukan serangan teroris terhadap Rusia dalam waktu dekat digagalkan,” sebutnya.

Kyrylo Tymoshenko, Wakil Kepala Kantor Presiden Volodymyr Zelensky, mengatakan dua orang tewas di Kyiv dan wilayah selatan Kherson dan 50 lainnya luka-luka akibat serangan Rusia.

Sementara Gubernur Sergiy Gamaliy mengatakan, seorang wanita berusia 22 tahun meninggal karena luka-lukanya di kota barat Khmelnytskyi.

Serangan itu terjadi saat serangan Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina memasuki bulan ke-11.

Setelah serangkaian kekalahan militer yang memalukan, Rusia pada  Oktober mulai menargetkan infrastruktur Ukraina, membuat jutaan orang tidak tahu apa-apa. Di saat bersamaan Rusia menuduh Ukraina menargetkan situs dan infrastruktur militernya.

Pasukan Rusia pada Kamis menembak jatuh pesawat tak berawak di dekat Engels, pangkalan pesawat strategis Rusia, yang terletak ratusan kilometer dari perbatasan Ukraina.

Rusia juga mengatakan pihaknya menjatuhkan pesawat tak berawak di atas lapangan terbang Engels dan puing-puing yang berjatuhan menewaskan tiga orang.

Pada 5 Desember, Moskow mengatakan drone buatan Soviet Ukraina menyerang pangkalan itu dan satu lagi di wilayah Ryazan, menyebabkan tiga orang tewas.

Serangan pesawat tak berawak Engels adalah serangan terdalam yang dilaporkan ke wilayah Rusia sejak dimulainya serangan Moskow di Ukraina pada 24 Februari.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait