Rupiahdolar

Rupiah Tertekan ke Level Rp14.891/USD

( kata)
Rupiah Tertekan ke Level Rp14.891/USD
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO


Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat, 25 September 2020, pagi terlihat melemah tipis ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp14.890 per USD. Mata uang Garuda kesulitan meredam keperkasaan mata uang Paman Sam meski sedang tertekan akibat tingginya angka pengangguran di Amerika Serikat.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 25 September 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan tipis ke Rp14.891 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.891 hingga Rp14.900 per USD.

Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.698 per USD. Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) setelah data menunjukkan klaim pengangguran di Amerika Serikat (AS) tetap tinggi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,04 persen menjadi 94,3565. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1666 dibandingkan dengan USD1,1656 pada sesi sebelumnya.

Sementara poundsterling Inggris naik menjadi USD1,2741 dibandingkan dengan USD1,2715 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7050 dibandingkan dengan USD0,7076.

Sedangkan dolar AS dibeli 105,41 yen Jepang, sama dengan 105,41 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9264 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9241 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3352 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3378 dolar Kanada.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, meningkat 4.000 menjadi 870 ribu dalam pekan yang berakhir 19 September. Klaim yang berkelanjutan, atau jumlah orang yang sudah menerima manfaat, mencapai 12,6 juta untuk pekan yang berakhir 12 September, menurut laporan itu.

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah sinyal positif tentang tambahan stimulus fiskal. Meski demikian, para investor tetap mencermati pergerakan lonjakan kasus infeksi covid-19 di AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average tumbuh 52,31 poin atau 0,20 persen menjadi 26.815,44. Sedangkan S&P 500 naik 9,67 poin atau 0,30 persen menjadi 3.246,59. Indeks Komposit Nasdaq menguat 39,28 poin atau 0,37 persen menjadi 10.672,27.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait