#Kurs

Rupiah Melemah di Posisi Rp14.137 per USD

Rupiah Melemah di Posisi Rp14.137 per USD
Foto: dok MI.


Jakarta (Lampost.co) -- Kurs rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini makin tertekan pergerakannya. Senada dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kurs rupiah juga terjungkal.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 26 Februari 2021, rupiah melemah 55 poin atau setara 0,39 persen menjadi Rp14.137 per USD dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp14.085 per USD.

Kondisi nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan sudah tersungkur dan berada pada posisi Rp14.105 per USD. Adapun rentang gerak rupiah berada di kisaran Rp14.105-Rp14.137 per USD.

Sementara year to date (ytd) return terpantau sebesar 0,23 persen. Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di posisi Rp14.100 per USD pada pagi ini.

Jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin, rupiah terpantau stabil melemah.

Adapun pelemahan rupiah ini juga mengikuti turunnya dolar AS. Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) turun tipis pada akhir perdagangan pada Kamis waktu setempat.

Pelaku pasar menyaring data klaim pengangguran yang baru dirilis, sehingga membuat mata uang Paman Sam terkoreksi.

Melansir Xinhua, Jumat, 26 Februari 2021, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,04 persen menjadi 90,1344.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2184 dolar AS dari 1,2148 dolar AS pada sesi sebelumnya. Sementara poundsterling Inggris turun menjadi 1,4036 dolar AS dari 1,4123 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7902 dolar AS dari 0,7943 dolar AS.

Di sisi data, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 111 ribu menjadi 730 ribu dalam pekan yang berakhir 20 Februari. Klaim diharapkan mencapai total 845 ribu di minggu terakhir.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait