#PETIR#BERITALAMPUNGSELATAN

Rumah Warga Rejomulyo Rusak Tersambar Petir

Rumah Warga Rejomulyo Rusak Tersambar Petir
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan saat turun ke rumah Ahmad Safari (42) yang rusak akibat tersambar petir, Jumat malam 2 April 2021. Dok


Kalianda (Lampost.co) -- Rumah milik Ahmad Safari (42), Warga RT/RW 002/004, Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, rusak setelah tersambar petir ketika hujan deras, Jumat sore, 2 April 2021. Meski demikian, insiden tersebut tidak menelan korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, rumah permanen milik Ahmad Safari itu rusak bagian kaca, seluruh barang di dalam rumah berantakan dan barang elektronik rusak. Sedangkan, kondisi Ahmad Safari bersama istri Neng Purnama (32) dan anaknya Ahmad Farhan Amrulloh (10) saat ini mengalami trauma setelah terpental akibat sambaran petir. Namun, mereka tidak mengalami cedera parah.

Tetangga korban, Muhammad Sidik, menyatakan, peristiwa itu berlangsung ketika korban bersama anak dan istrinya istirahat di ruang keluarga. Namun, tiba-tiba petir menyambar ke dalam rumah saat hujan lebat.

"Sambaran petir diduga kuat berawal dari antena televisi yang masuk melalui kabel antena hingga merusak televisi. Sepertinya korban lupa mencabut colokan dan antena televisi," kata dia.

Akibat sambaran petir itu, kata Sidik, korban Ahmad Safari alami luka memar bagian paha sebelah kanan, istrinya alami gangguan telinga, dan anaknya luka memar bagian kaki.

"Alhamdulillah, Pak Ahmad Safari dan anaknya sudah sadar. Hanya istrinya yang masih ada gangguan pada pendengaran karena dampak dentuman suara petir. Semua saat ini masih trauma," kata dia.

 

Mendapat kabar tersebut, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Lamsel, Rully Fikriansyah, turun langsung ke lokasi guna membantu korban dalam insiden tersebut. Menurutnya, korban saat ini sudah diungsikan ke rumah tetangganya.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya saja keluarga Pak Ahmad Safari Ali trauma berat. Sementara kerugian korban ditaksir mencapai Rp10 juta. Karena banyak barang elektronik rusak," kata dia.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait