#COVID-19#LAMPUNG

Rumah Sakit Unila Siap Digunakan untuk Isolasi Covid-19

Rumah Sakit Unila Siap Digunakan untuk Isolasi Covid-19
Suasana Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri(RSPTN) Unila yang siap digunakan untuk rumah sakit darurat covid-19, Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat, 4 Februari 2022. (Foto: Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (lampost.co) -- Kasus covid-19 yang masif mencatat per Kamis 3 Februari 2022, kasus baru mencapai 27 ribu kasus. Sedangkan kasus baru di Provinsi Lampung mencapai 113 kasus baru. 

Menanggapi gelombang ketiga covid-19 yang makin tinggi, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Asep Sukohar mengatakan, Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Lampung (Unila) siap digunakan sebagai rumah sakit rujukan covid-19.

Ia juga mengatakan rumah sakit itu pernah digunakan sebagai rumah sakit rujukan sejak 2021 saat gelombang kedua covid-19 pada Juli dan Agustus.

"Jadi, gedung RSPTN yang di depan itu kerja sama dengan rumah sakit di kota melalui wali kota. Jadi, nanti kami akan koordinasi terkait operasionalnya," katanya di ruang kerja, Kantor Rektorat Unila, Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat, 4 Februari 2022.

Baca juga: Rumah Sakit Unila Siap Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Asep juga menjelaskan secara teknisnya diserahkan ke direktur rumah sakit Kota Bandar Lampung. Namun, untuk fasilitas Asep mengatakan RSPTN Unila dapat menampung 40 pasien. 

"Jadi, ketika rumah sakit yang ada di kota itu full, maka akan digunakan RSPTN Unila sebagai Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC)," jelasnya. 

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung itu juga memastikan RSPTN Unila akan dijadikan rumah sakit rujukan covid-19 di tahun 2022.

"Kalau menurut saya iya, karena ada MoU-nya. MoU-nya masih berlaku," katanya. 

Asep menambahkan RSPTN Unila dikhususkan untuk penderita covid-19 dengan gejala ringan dan sedang. 

"Jadi, kalau yang berat itu masih dirujuk ke rumah sakit kota," ujarnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait