veteranbanjir

Rumah Janda Veteran yang Diterjang Banjir Dibangun Tahun Depan

( kata)
Rumah Janda Veteran yang Diterjang Banjir Dibangun Tahun Depan
Caption : Ari Yudha saat di wawancarai diruangannya. Selasa, - (6/10/20)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus akan membangun rumah Darmi (72), seorang janda veteran yang rusak akibat diterjang banjir pada Rabu, 30 Oktober 2020. Pembangunan akan direalisasikan pada 2021 jika ada lahan pengganti.

Kepala Bidang Perumahan Dinas PUPR Tanggamus, Ari Yudha mengatakan bahwa Pemkab Tanggamus sangat peduli dengan masyarakat yang terdampak bencana. Saat ini, pihaknya sedang mendata terkait kerusakan tersebut.

"Akan segera didata dan dibantu sesuai prosedur pada awal tahun 2021, karena kuota bedah rumah untuk tahun 2020 berjumlah 129 rumah ini telah habis," kata Ari Yudha saat  diwawancarai, Selasa - 6 Oktober 2020.

Namun, Ari Yudha menyebut jika bedah rumah dapat dilaksanakan jika telah ada lahan baru, sebab program bedah rumah tidak ada atau tidak memiliki program untuk pembelian lahan. "Tidak ada program beli lahan, program yang ada bedah rumah," ungkapnya.

Padahal, Darmi tidak memiliki lahan atau bangunan untuk dibangun rumah. Sebagai veteran perang, almarhum suaminya hanya meninggalkan rumah petak dan tanah bangunan terasebut. Yang saat ini rumah terasebut telah hancur dan tanah bangunannya  tergerus diterjang banjir.

"Sudah disurvey dua kali, masih menunggu perkembangan, apakah ada lahan pengganti," tandas Ari Yudha.

Sejauh ini, belum ada sosusi terbaik yang dapat dilakukan oleh pihak Pemkab Tanggamus. Selain tidak memiliki lagi tanah bangunan untuk rumah, Darmi pun sangat menyayangi rumah itu. Kenangan akan almarhum suaminya dan sebagai harta satu-satunya peninggalannya. 

"Sedih, sedih sekali. Rumah ini peninggalan suami saya. Dulu sebelum meninggal, dia bilang kesaya, kalau dia tidak bisa meninggalkan apa-apa, selain rumah ini. Tapi yang penting kamu tenang katanya, rumah ini nanti dapat kamu tunggu sama anak cucu," ucapnya Darmi kemarin.Dia hanya dapat berharap, kepada pemerintah dan para dermawan untuk dapat membantunya memiliki rumah sendiri sehingga dia dan cucunya tidak lagi hidup menumpang dengan tetangga.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait