#BBM#Oplosan

Rumah di Candra Kencana Diduga Jadi Gudang Pengoplosan BBM Ilegal

Rumah di Candra Kencana Diduga Jadi Gudang Pengoplosan BBM Ilegal
Tampak seorang pekerja dari balik pagar bambu sedang mengalirkan selang ke dalam jerigen yang diduga adalah minyak mentah, di sebuah rumah di Tiyuh Candra kencana kecamatan Tulangbawang tengah, Kamis (25/3/2021). Lampost.co


Panaragan (Lampost.co) -- Sebuah rumah di Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), diduga dijadikan tempat pengoplosan minyak industri dengan minyak bayat atau minyak ilegal.

Menurut pengakuan salah satu sopir, Bambang, aktivitas bongkar muat tersebut telah berjalan selama kurang lebih dua bulan. Ia tidak menampik bahwa yang diangkutnya adalah BBM jenis Premium, dan disalurkan ke sejumlah Pertamini dan pengecer di wilayah Tubaba.

"Dua kali diantar ke agen-agen itu, kurang tahu kalau itu (minyak oplosan), bosnya yang tau," kata Bambang yang mengaku hanya sebagai sopir suruhan bos, Kamis, 25 Maret 2021.

Dari pantauan lampost.co di lokasi, nampak sebuah mobil pickup yang telah dimodifikasi baknya mengangkut puluhan jerigen plastik terhubung dengan selang ke drum, dan bak besar yang diletakkan di dalam rumah. Drum tersebut berisi cairan bening yang diduga kuat adalah minyak ilegal.

Sayangnya kedua pekerja yang berada di lokasi tidak banyak memberikan keterangan dengan alasan hanya sebagai orang suruhan. Lalu rumah yang dijadikan lokasi pengoplosan tersebut diketahui statusnya hanya dikontrakkan.

Sementara itu, warga sekitar mengaku resah dengan aktivitas para pekerja di dalam rumah yang tertutup pagar keliling. Ditambah kendaraan roda empat jenis truk dan pickup yang seolah tidak kenal waktu, hilir-mudik selama rumah tersebut dikontrakkan.

"Lingkungan tidak tahu apa yang dilakukan di dalam rumah itu, yang sering malam kadang jam tiga subuh sudah banyak mobil yang keluar masuk, entah apa yang dimuat," kata Marmo, warga setempat.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait