lampungpostopini

Rubrik Opini Wadah Akademisi Berbagi Pemikiran

( kata)
Rubrik Opini Wadah Akademisi Berbagi Pemikiran
Foto. Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Rubrik Opini di media massa harus dimanfaatkan para akademisi untuk membagikan ide pemikiran mereka lewat tulisan, dengan tujuan memberikan perspektif terhadap sebuah isu yang menjadi perhatian publik. 

Hal itu terkemuka dalam acara Webinar Menulis Opini yang digelar IIB Darmajaya, Kamis, 9 Juli 2020, dengan dihadiri seluruh pejabat dan dosen IIB Darmajaya.

Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor I IIB Darmajaya Abdul Aziz dan dimoderatori oleh Wakil Dekan FEB Muhammad Rafik itu diisi oleh dua narasumber, yakni Chairil Anwar dari Lampung Post, dan Sahara yang merupakan dosen IPB yang aktif menulis di media. 

Dalam sambutannya, Abdul Aziz berharap pelatihan ini bisa menumbuhkan minat akademisi di kampusnya untuk berpartisipasi menulis di media.  

Selain soal sinergi media dan perguruan tinggi sebagai alat kontrol kebijakan dan edukasi masyarakat, Chairil memaparkan soal kiat penulis opini untuk menembus media. 

"Opini yang masuk ke media itu cukup banyak. Karena space dalam koran terbatas, redaksi akan melakukan proses seleksi. Untuk itu, penulis harus mengetahui strategi agar karya mereka layak terbit," ujarnya. 

Narasumber selanjutnya, Sahara, menyoroti langkah-langkah menulis opini, mulai dari merumuskan judul, membuat kerangka tulisan, hingga menutup tulisan.

Sebagai penulis, katanya, kerap akademisi menggunakan bahasa-bahasa ilmiah yang justru sulit dipahami oleh pembaca. 

"Kalau kita menulis media, gunakanlah bahasa populer yang mudah dimengerti oleh pembaca yang memiliki latar belakang yang beragam," ujar Sahara.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar