#beritalampung#beritalampungterkini#covid-19#kesehatan#omikron#omikronsubvarianxbb

RS di Sumsel Tingkatkan Kesiapan Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

RS di Sumsel Tingkatkan Kesiapan Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
Rumah Sakit Mohammad Hoesin Pale,bang, Sumatera Selatan, melakukan swab massal dalam mengantisipasi omicron subvarian XBB, Kamis, 10 November 2022. MI/Dwi Apriani


Palembang (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Dinkes Sumsel) berupaya meningkatkan kesiapan rumah sakit (RS) untuk mengantisipasi lonjakan kasus penularan Covid-19 di tengah ancaman varian baru omikron XBB.

"Selain menjalankan instruksi Mendagri mengenai penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level I pada 8—21 November 2022, kami dalam menghadapi kemungkinan terjadi lonjakan kasus Covid-19 juga meningkatkan kesiapan rumah sakit dengan memastikan tersedia kamar tidur tempat rawat inap, oksigen, obat-obatan serta tenaga medis," kata Kepala Dinkes Sumsel, Trisnawarman, di Palembang, Jumat, 11 November 2022.

Baca juga: Bertambah 9, Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Lampura Tembus 1.698 Orang 

Menurut dia, mengantisipasi potensi lonjakan Covid-19 serta untuk mengawal kebijakan PPKM level, pihaknya juga menjalankan strategi peningkatan pelayanan vaksinasi dosis lengkap. "Dengan vaksinasi Covid-19 yang menjangkau masyarakat sesuai dengan target minimal 70 persen penduduk Sumsel sekitar 6,3 juta jiwa tercipta kekebalan komunal (herd immunity)," katanya.

Pihaknya juga terus berupaya melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“Dengan vaksinasi yang menjangkau masyarakat secara maksimal dan selalu menerapkan prokes secara ketat dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona jenis baru itu,” ujarnya.

Dia mengatakan upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 diharapkan terus digalakkan bersama-sama sehingga lonjakan kasus yang dikhawatirkan terjadi bisa dicegah.

“Jika upaya tersebut telah dilakukan dengan baik dan masih terjadi lonjakan kasus, tim medis rumah sakit siap melayani perawatan kepada masyarakat yang terinfeksi Covid-19,” katanya.

Selain itu jajaran Dinkes yang tersebar di 17 kabupaten/kota se-Sumsel siap melakukan pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) atau 3T untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait