#kpk#korupsi

Riswan Tony Berpotensi Gantikan Azis Syamsuddin di DPR

Riswan Tony Berpotensi Gantikan Azis Syamsuddin di DPR
Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin resmi menjadi tersangka atas kasus suap terhadap eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Azis diduga menyuap Robin Rp3,1 miliar agar kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017 tidak diusut KPK.

Azis terpilih sebagai anggota DPR periode 2019--2024 dari Partai Golkar dan bertarung di dapil II Lampung, yang meliputi Kabupaten Mesuji, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, Tulangbawang, Lampung Utara, Lampung Timur, dan Way Kanan.

Baca juga: KPK Janji Tuntaskan Kasus Calo DAK Lampung Tengah

Dari 10 Caleg di Partai Golkar Dapil II Lampung beserta suara partai, didapati suara partai berlambang logo beringin tersebut mencapai 281.277 suara.

Azis meraih suara terbanyak dengan 104.042 suara, disusul Hanan A Rozak 31.016 suara. Keduanya pun melenggang ke Senayan. Angka tersebut berdasarkan rekapitulasi KPU RI pada Pileg 2019-2024 lalu.

Kemungkinan besar Azis akan diganti dengan proses pergantian antar waktu (PAW) sesuai mekanisme peraturan yang berlaku. Sementara caleg yang berpotensi menggantikannya adalah Riswan Tony DK. Ia meraih 15.774 suara pada gelaran Pileg 2019, dan berada di urutan ketiga dari 10 Caleg golkar di Dapil Lampung II.

Sebelumnya KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka pemberian hadiah atau janji dalam penanganan tindak pidana korupsi yang ditangani KPK di Lampung Tengah.

"Dipimpin Direktur penyidikan melakukan upaya paksa berupa penangkapan AZ ke kediamannya di Jakarta Selatan," ujar Ketua KPK Komjen Firli Bahuri, dalam siarang langsung konfrensi Pers, Sabtu, 25 September 2021.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait