#banjir#abrasi

Ribuan Korban Abrasi dan Banjir di Mesuji tak Kunjung Terima Bantuan

Ribuan Korban Abrasi dan Banjir di Mesuji tak Kunjung Terima Bantuan
Korban banjir rob di Rawajitu Utara beberapa waktu lalu belum terima bantuan dari Dinas Sosial. Dok BPBD Mesuji


Mesuji (Lampost.co) -- Sebanyak 4.000 lebih warga korban abrasi dan banjir rob di Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji belum menerima bantuan. Padahal, bencana tersebut kerap melanda di tiga desa, yakni Sidang Isomukti, Sidang Sidorahayu, dan Sidang Muarajaya.

Camat Rawajitu Utara, Samijo berharap, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mesuji dan lainnya segera mengucurkan bantuan kepada warga yang terdampak. 

"Setahu saya sejak banjir rob terakhir terjadi di pengujung 2021, belum ada bantuan apapun dari Dinsos. Masyarakat tentu berharap bantuan itu. Masyarakat juga ingin ada penanganan serius atas abrasi yang menyebabkan banjir rob yang terjadi berkelanjutan tersebut," jelasnya, Kamis, 27 Januari 2022.  

Baca: Ribuan Rumah di Mesuji Jadi Langganan Banjir Dampak Abrasi Menahun

 

Menurut dia, Dinsos melulu beralasan belum memiliki data korban abrasi dan banjir rob. Padahal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji telah menyampaikan jumlah korban banjir dan abrasi sebanyak 3.215 kepala keluarga (KK) di Desa Sidang Isomukti, 1.529 KK di Desa Sidang Sidorahayu, dan 843 KK di Desa Sidang Muarajaya.

"Katanya belum dapat data sebagai dasar untuk memberikan bantuan," lanjut Samijo. 

Sementara itu, Kepala Dinsos Mesuji, Prastiyo hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi. Ia pun berkeberatan untuk ditemui di kantornya dengan alasan sibuk. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait