#Menpar#wisatahalal

RI Targetkan Jawara Wisata Halal Dunia

RI Targetkan Jawara Wisata Halal Dunia
Dokumentasi Pixabay.com


JAKARTA (Lampost.co)-- Indonesia menargetkan dapat meraih peringkat pertama tujuan wisata halal dunia sekaligus menjadi destinasi paling ramah terhadap wisatawan muslim versi Global Muslim Travel Index (GMTI) pada 2019.  Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pihaknya menargetkan Indonesia berada pada peringkat pertama sebagai destinasi pariwisata halal dunia versi GMTI pada tahun ini. 

"Ini didukung oleh pertumbuhan wisata halal kita tahun ini mencapai angka tertinggi sekitar 42 persen," katanya, di Jakarta, Kamis (14/2/2019). 
 
Oleh karena itu, target kunjungan wisatawan "halal tourism" dunia ke Indonesia tahun ini didongkrak menjadi 5 juta atau tumbuh 42 persen dari tahun lalu sebanyak 3,5 juta.  
"Target 5 juta wisman halal tourism itu mencapai 25 persen dari target kunjungan 20 juta wisman pada tahun ini," kata Arief Yahya. 
 
"Kita memiliki IMTI 2019 yang mengadopsi dari standar GMTI untuk memenangkan destinasi halal terbaik pada GMTI 2019," kata Menpar Arief Yahya. 
 
Arief Yahya menjelaskan sejauh ini pengembangan wisata halal Indonesia mengacu pada GMTI 2019 yang menerapkan 14 komponen dalam kriteria ACES
(Access, Communications, Environment, and Services) dengan bobot masing-masing berbeda. Access mempunyai bobot penilaian sebesar 10 persen, Communications 15 persen, Environment 30 persen, dan Services 45 persen. 
 
"Total sekitar 90 persen adalah komponen pelayanan, sedangkan untuk unsur halalnya sendiri sekitar 10 persen. Kita tingkatkan semua komponen melalui IMTI," kata Arief Yahya. 
 
Ia sangat berharap Indonesia bisa menjadi yang terbaik setelah tahun lalu posisi Indonesia bersama Uni Emirat Arab berada di ranking kedua (skor 72,8 dari 100). Malaysia tercatat masih bertengger di posisi pertama sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia versi GMTI.
 
Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata (TP3) Halal Kemenpar Anang Sutono menjelaskan, Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi sangat tinggi untuk menjadi pemain global dengan menjadi tujuan wisata halal terfavorit kelas dunia.   
 

EDITOR

Antara

loading...




Komentar


Berita Terkait