#JOKOWI

Respons Jokowi soal Penundaan Pemilu Dinilai Akhiri Polemik

Respons Jokowi soal Penundaan Pemilu Dinilai Akhiri Polemik
Presiden Joko Widodo saat diwawancarai beberapa waktu lalu. Foto diunduh Sabtu, 5 Maret 2022. (Foto: MI/Ramdani)


Jakarta (Lampost.co) -- Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait usulan penundaan Pemilihan Umum (pemilu) 2024 ditunggu semua pihak. Tanggapan Jokowi terkait polemik ini diyakini mengakhiri spekulasi istana sebagai dalang wacana pemilu ditunda.
 
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Jokowi memang pernah menyatakan menolak jabatan tiga periode. Namun, Kepala Negara masih diam terkait penundaan pemilu tersebut.
 
Sehingga, kata dia, sikap Jokowi itu terkesan bersayap. Bahkan, tidak sedikit yang menafsirkan Jokowi diam-diam menyukseskan agenda tersebut.

"Ini bisa menimbulkan spekulasi. Tidak salah jika publik mengaitkannya panggung belakang politik dengan istana," kata Burhanuddin dalam diskusi bertajuk 'Telaah Kritis Usul Perpanjangan Presiden dan Wakil Presiden' yang digelar Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), Sabtu, 5 Maret 2022.

Di sisi lain, dia menilai wacana penundaan pemilu yang digaungkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hanya panggung depan dari dramaturgi politik yang ditampilkan para elite. Sedangkan, realitas atau kebenaran ada di belakang panggung.
 
"Karena itu, Presiden Jokowi harus memberikan pernyataan lebih tegas posisinya seperti apa mengenai penundaan pemilu dan perpajangan masa jabatan hingga 2027," tegas Burhanuddin.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait