#beritalampung#bandarlampung

Reshuffle DPW Barikade Gus Dur Lampung, Legislator Hingga Pengusaha Gabung Jadi Pengurus

Reshuffle DPW Barikade Gus Dur Lampung, Legislator Hingga Pengusaha Gabung Jadi Pengurus
Ketua DPW Barikade Gus Dur Lampung M. Irfandi Romas bersama pengurus lainnya berfoto bersama mantan Ibu Negara Hj. Sinta Nuriyah Wahid. Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Provinsi Lampung baru saja merampungkan reshuffle susunan kepengurusannya. Pergantian dan penambahan kepengurusan ini menurut Ketua Barikade Gus Dur Lampung, Mohammad Irfandi Romas, dilaksanakan dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja organisasi serta untuk menampung aspirasi dari banyak pihak yang ingin bergabung di dalam organisasi yang merupakan binaan dari Yenny Wahid, putri dari mantan Presiden ke-4 RI, almarhum KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Ormas Barisan Kader (Barikade) Gus Dur merupakan organisasi masyarakat yang bertujuan untuk menjadi wadah silaturahmi bagi para Kader Gus Dur dan juga untuk meneruskan perjuangan almarhum Gus Dur di bidang sosial, kemasyarakatan, politik, agama, ekonomi, budaya, dan kemanusiaan.

Kepengurusan ormas ini berisi lintas profesi dan berbagai kalangan. "Ada yang berlatar belakang anggota DPRD, politisi, ulama, penggiat gereja, aktivis, pengusaha hingga kalangan emak-emak dan milenial. Hal ini melambangkan banyak kalangan yang merupakan pengagum dan pendukung dari aalmarhum Gus Dur, dimana beliau merupakan seorang ulama besar, Guru Bangsa dan juga Negarawan," kata Mohammad Irfandi, Romas di Bandar Lampung, Selasa, 6 April 2021.

DPW Barisan Kader (Barikade) Gus Dur di Provinsi Lampung telah terbentuk sejak akhir tahun 2019 lalu dan telah terbentuk pula kepengurusan di tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) di berbagai kabupaten/lota se-Provinsi Lampung. Ormas ini juga memiliki organisasi sayap yaitu Satuan Tugas (Satgas) Barisan Kader Gus Dur.

Susunan kepengurusan yang diterima di jajaran pembina kepengurusan DPW Barikade Gus Dur Provinsi Lampung tercantum nama mantan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Lampung, Dessy Desmaniar Romas serta ada pengusaha, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung dan Ketua Umum ormas Bravo 5 Lampung Ary Meizary Alfian.

Sementara jajaran pengurus harian, Ketua adalah Mohammad Irfandi Romas, santri dari almarhum Gus Dur didampingi oleh Sekretaris Ustaz Musthofa Kamil Al Faruq yang dikenal dengan julukan 'Ustaz Puser Bumi' yang memiliki banyak jamaah pengajian dan tawassulan di Lampung. Selain itu, bendahara adalah Monica Rahmadani Putri, Ketua Kartini Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Golkar Bandar Lampung dan mantan Putri Hijab Bandar Lampung 2017," ujar mantan ketua Relawan Bela Jokowi (Bejo) Provinsi Lampung ini.

Selain itu, di jajaran pengurus harian ada nama Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi 2 dari PPP yakni Supriyanto, Ketua Partai Gerindra Bandar Lampung Andhika Wibawa, politisi Partai Nasdem Nurma Ningsih, dan politisi Partai Golkar Helida Heliyanti.

Dari kalangan pengusaha ada Doni Barata, Ratna Hapsari Barusman, Ajeng Vindha dan Bachtiar Ruslim. Ada juga perwakilan dari kalangan Nahdlatul Ulama yaitu mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Lampung, Aan Uly Rosyadi, mantan Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, Amalia Padila dan sejumlah Nahdliyyin lainnya. Ada unsur penggiat gereja yaitu Kris Sukatmono," tambah Wakil Bendahara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung ini.

Selain itu ada dari kalangan aktivis mahasiswa, seperti dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ada sahabat Rian Pahlepi, Ali Rapsanjani, Dan lainnya. Ada juga perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Muhammad Raihan. Dari kalangan media ada pimpinan Media Lampungnews Adolf Ayatullah Indrajaya, pimpinan media Lampung News Paper, Ahmad Syarif dan juga rekan-rekan jurnalis lainnya di Lampung. Dari kalangan akademisi ada nama akademisi Unila, DR. Mualimin dan akademisi UIN Lampung, DR. Sunarto. Dari kalangan Ulama ada Ustaz Asep Syaifuddin, Ustaz Sudrajat Ismail dan Ketua Persatuan Guru Ngaji Lampung, dan Ustaz Amirudin.

Ditambah ada unsur profesional seperti advokat, TB. Ahmad Rizkie, perwakilan Musisi Lampung Mira Maisaroh dan Sri Novianti, kalangan modelling Lampung Risti Nadya Sabrina dan Adinda Wulan Saleha. Selain itu ada unsur dari warga Muhammadiyah dan beberapa perwakilan ormas lainnya. Jadi kepengurusan yang sekarang ini terdiri dari berbagai latar belakang yang berbeda - beda namun seluruhnya merupakan pengagum dan kader dari almarhum Gus Dur.

"Sebenarnya masih banyak yang ingin bergabung di kepengurusan, termasuk beberapa temen dari kalangan artis. Tetapi untuk yang belum bisa bergabung di kepengurusan ini nanti akan ikut sebagai anggota," ujar pengusaha dan investor pasar modal ini.

"Harapan kami semoga juga kepengurusan ini akan lebih kompak, solid dan memberikan kontribusi serta bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Lampung seperti yang diajarkan oleh Almarhum Gus Dur agar kita bisa memberikan manfaat untuk masyarakat dan kemanusiaan," ujar Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) NU era Nusron Wahid ini.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait