#COVID-19#JAKARTA

Rerie Sebut Pengawasan Ketat Harus Dilakukan untuk Cegah Penurunan Kasus Covid-19

Rerie Sebut Pengawasan Ketat Harus Dilakukan untuk Cegah Penurunan Kasus Covid-19
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat -- Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Tren kepatuhan menjalankan protokol kesehatan (prokes) menurun yang mengakibatkan terjadinya peningkatan kasus aktif Covid-19 di sejumlah daerah. Oleh sebab itu, efektivitas pengawasan pelaksanaan prokes harus segera ditingkatkan.

"Dampak penurunan kepatuhan menjalankan prokes terhadap peningkatan kasus aktif harus diwaspadai dengan meningkatkan pengawasan yang konsisten dan terukur terhadap pelaksanaan prokes di setiap daerah," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, akrab disapa Rerie, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis (6/5/2021), menyoroti tren kenaikan kasus aktif di lima provinsi yang juga telah melebihi persentase kasus aktif di tingkat nasional. Peningkatan kasus aktif Covid-19 itu disebabkan penurunan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Kelima provinsi tersebut yakni Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan juga Sulawesi Tengah.

Menurut Rerie, kondisi tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan agar konsisten melakukan pengawasan dalam penerapan prokes di area publik. Misalnya, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan. Ia menjelaskan saat ini sejumlah faktor mempengaruhi kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes seperti euforia vaksinasi dan sudah berlangsung lamanya pandemi yang menyebabkan kejenuhan masyarakat. Rerie berharap para pemangku kepentingan memiliki konsistensi dan kreativitas untuk menjaga agar kepatuhan masyarakat menjalankan prokes terus meningkat.

Ia menyebut kegagalan menanamkan disiplin terhadap masyarakat dalam menjalankan prokes akan berdampak pada potensi peningkatan kasus aktif Covid-19.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mencontohkan catatan Satgas Covid-19 menyebutkan di Provinsi Riau tercatat konsisten mengalami penurunan kepatuhan menjaga jarak sebesar 5 persen sejak minggu pertama yang diikuti dengan kenaikan kasus aktif sebesar 6 persen selama 4 minggu terakhir. Bila ketidakdisiplinan menjalankan prokes meluas, ujarnya, tidak menutup kemungkinan ledakan kasus positif Covid-19 bisa terjadi.

Rerie berharap, di masa libur Idulfitri ini para pemangku kepentingan di sejumlah daerah selain meningkatkan testing, tracing dan treatments terhadap pendatang, juga melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan dan pemahaman prokes dalam keseharian masyarakat.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait