#MPR#NASDEM#LESTARIMOERDIJAT

Rerie Sebut Momentum Kebangkitan Harus Dijaga karena Kasus Covid-19 Meningkat

Rerie Sebut Momentum Kebangkitan Harus Dijaga karena Kasus Covid-19 Meningkat
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat diwawancarai jurnalis beberapa waktu lalu di Jakarta. Foto diunduh Kamis, 14 Juli 2022 (Foto:Istimewa)


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyatakan tren peningkatan kasus covid-19 hingga enam kali lipat dalam satu bulan terakhir harus diwaspadai semua pihak. Menurutnya, jangan sampai momentum untuk bangkit hilang karena ada pengabaian. 

"Kasus positif Covid-19 mencatatkan penambahan drastis, kedispilinan kita untuk melakukan pencegahan penyebarannya sangat dibutuhkan," kata Rerie, sapaan akrab Lestari dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Juli 2022. 

Menurutnya, Catatan Satgas Covid-19 terdapat 3.822 kasus positif Covid-19 pada Rabu, 13 Juli 2022. Jumlah kasus itu enam kali lebih banyak dari satu bulan lalu yaitu 591 kasus pada 12 Juni 2022. 

Tren kenaikan juga terjadi pada positivity rate mingguan yang sudah berada di atas standar WHO, yakni 5,12%.

Menurut Rerie, sejumlah catatan itu harus benar-benar direspons dengan kedisiplinan masyarakat dalam melakukan pencegahan seperti menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan selalu menjaga kebersihan. 

Rerie menambahkan momentum kebangkitan dari hantaman krisis harus terus dijaga dengan berbagai upaya, termasuk upaya mencegah covid-19 menyebar lebih luas lewat disiplin protokol kesehatan kembali. 

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap masyarakat dan para pemangku kepentingan di pusat dan daerah berperan aktif dalam mendorong upaya pencegahan penyebaran covid-19 lewat sosialisasi masif. Hal itu antara lain memakai masker di area publik yang merupakan keharusan. Selain itu, terus meningkatkan daya tahan lewat perluasan cakupan vaksinasi booster masyarakat. 

Karena, cakupan vaksinasi booster Indonesia saat ini masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu masih di angka 25%. Padahal, standar WHO untuk booster minimal 50% populasi. 

Rerie sangat berharap bangsa Indonesia benar-benar bisa memanfaatkan momentum untuk bangkit dengan baik, lewat disiplin menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan sambil terus berupaya meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan berbagai peluang yang dimiliki.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait