#MPR#BERITAJAKARTA

Rerie Nilai Gerakan Peduli Warisan Budaya Perlu Digalakkan

Rerie Nilai Gerakan Peduli Warisan Budaya Perlu Digalakkan
Wakil Ketua MPR fraksi NasDem Lestari Moerdijat saat menerima penggagas Sound of Borobudur. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, akrab disapa Rerie, menyatakan perlu gerakan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap nilai-nilai warisan budaya yang dimiliki bangsa.

"Sound of Borobudur harus digaungkan untuk mengangkat berbagai nilai peradaban masa lalu yang memperkaya nilai-nilai kebangsaan saat ini," kata Rerie saat menerima Purwacaraka dan Trie Utami penggagas Sound of Borobudur di rumah dinas di Jl Denpasar no 12, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 16 April 2021.

Pada kesempatan itu, hadir pula anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan dari Fraksi NasDem, Direktur Pemberitaan Metro TV, Arief Suditomo dan Dewan Pengarah Dewan Redaksi Media Group, Saur Hutabarat.

Menurut Rerie, lewat intepretasi dalam bentuk replika alat-alat musik yang merupakan bagian dari relief Borobudur dan memainkannya, kita bisa membangun kepedulian anak bangsa terhadap kekayaan peradaban nusantara yang kita miliki.

Sound of Borobudur merupakan kreasi sejumlah seniman musik nasional yang terinspirasi dari relief di dinding Candi Borobudur sekaligus sebagai bentuk ekspresi kekaguman terhadap keunikan dan kemegahan candi tersebut melalui musik.

Rerie melanjutkan Sound of Borobudur harus menjadi sebuah gerakan di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai peradaban luhur warisan para pendahulu bangsa bisa tetap dinikmati dan dipahami oleh generasi penerus.

Upaya mengangkat nilai-nilai peradaban luhur bangsa, jelas Rerie, sangat penting karena saat ini nilai-nilai tersebut sudah tergerus dan banyak yang hilang.

Menurut Rerie, Candi Borobudur sebagai warisan budaya dalam bentuk benda memang masih ada wujudnya, namun banyak warisan budaya tak benda yang dimiliki bangsa ini hilang karena tidak ada lagi orang yang memahaminya.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, upaya dari masyarakat seperti Sound of Borobudur bisa tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, agar nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu bangsa bisa terus dijaga.

Pada kesempatan itu, penggagas Sound of Borobudur, Trie Utami menegaskan, upaya yang dilakukannya bersama sejumlah seniman merupakan upaya untuk merevitalisasi nilai-nilai yang terkandung pada relief Candi Borobudur.

Lewat reintepretasi atas keberadaan alat-alat musik yang tergambar pada relief Candi Borobudur sebagai tahap awal, Trie Utami berharap, nilai-nilai peradaban warisan pendahulu bisa menjadi dasar untuk membangun karakter dan identitas anak bangsa.

EDITOR

MI

loading...




Komentar


Berita Terkait