#mpr#lestarimoerdijat#covid-19

Rerie Nilai Peningkatan Covid-19 Jadi Momentum untuk Wujudkan Disiplin 

Rerie Nilai Peningkatan Covid-19 Jadi Momentum untuk Wujudkan Disiplin 
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat diwawancarai jurnalis beberapa waktu lalu di Jakarta. Foto diunduh Jumat, 28 Januari 2022. (Foto:Istimewa)


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyatakan peningkatan jumlah kasus positif covid-19 dewasa ini harus dijadikan momentum penguatan perubahan perilaku masyarakat untuk menjalani kenormalan baru dalam keseharian. 

"Merebaknya varian Omicron di tanah air semestinya menjadi perhatian semua pihak untuk dijadikan pemicu perubahan perilaku masyarakat untuk menjalani kenormalan baru," kata Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 Januari 2022. 

Menurutnya, pemerintah melaporkan tambahan kasus positif korona pada Kamis (27/1/2022) sebanyak 8.077 kasus positif. Provinsi yang melaporkan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta dengan sumbangan 4.149 kasus.

Bahkan, data Kantor Staf Presiden, Rabu (26/1/2022) menyebutkan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Jakarta mencapai 45%, karena peningkatan kasus positif Covid-19. 

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Mulai Terlihat

Varian baru Omicron yang memiliki karakteristik mudah menular, menurut Rerie, harus menjadi pendorong masyarakat mengubah perilaku untuk menjalani kenormalan baru. Kenormalan baru yang harus dijalani masyarakat, ujar Rerie, antara lain pelaksanaan disiplin protokol kesehatan di area publik seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan, serta sudah mendapatkan vaksinasi covid-19. 

Selain itu, jelas Rerie, kewaspadaan dalam menghadapi peningkatan kasus positif covid-19 harus terus ditingkatkan lewat penerapan kebijakan penanggulangan virus korona yang menyeluruh.

Koordinasi antarpara pemangku kepentingan, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus benar-benar solid. Sehingga kebijakan yang diterapkan di setiap wilayah mampu menekan penyebaran virus di tanah air. 

Miskomunikasi dan miskoordinasi, menurut Rerie, harus dicegah dan jangan sampai terjadi dalam mengantisipasi potensi lonjakan kasus positif virus korona di tanah air. 

Rerie berharap semua pihak memiliki satu semangat yang sama dalam langkah mengendalikan penyebaran virus korona. Menurutnya, sudah saatnya sebagai anak bangsa bahu-membahu untuk mewujudkan tujuan bersama yaitu Indonesia yang mampu melindungi segenap bangsa dan tumpah darahnya, memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait