#Covid-19indonesia#Vaksin

Rentang Waktu Vaksinasi Tiap Dosis Dipersingkat

Rentang Waktu Vaksinasi Tiap Dosis Dipersingkat
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito. Antara/Fikri Yusuf


Jakarta (Lampost.co) -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui mempersingkat rentang waktu penyuntikan vaksinasi dosis tahap pertama dan kedua. Jangka waktu normal 28 hari untuk penyuntikan vaksin Covid-19 yang pertama ke penyuntikan kedua diperpendek.

"Dalam masa pandemi ini disarankan untuk menggunakan jadwal (rentang waktu) 0-14 hari (untuk dewasa berusia 18-59 tahun)," ujar Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers secara virtual, Minggu, 7 Februari 2021.

Ia berharap dengan rentang waktu yang lebih singkat dapat segera melindungi individu terjangkit virus Covid-19. Walau perlindungan optimal terjadi di hari ke 28 pascavaksinasi.

"Kondisinya pandemi tentunya perlu perlidungan (yang cepat)," kata Penny.

Namun, vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia) atau di atas 60 tahun tetap memakai rentang 28 hari antara tiap penyuntikan. Vaksinasi tenaga medis berusia lanjut dimulai pada Senin, 8 Februari 2021, setelah vaksin covid-19 Sinovac dinyatakan aman untuk kelompok tersebut.

"BPOM senantiasa menjamin keamanan mutu vaksin yang digunakan program vaksin covid-19 ini untuk mendapat tujuan tertentu herd immunity sebagai upaya kita keluar dair pandemi covid-19," jelas Penny.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait