#begal#kriminal

Remaja Tanggamus Melawan Komplotan Begal Usai Latihan Silat

Remaja Tanggamus Melawan Komplotan Begal Usai Latihan Silat
Royan Anabi (16), warga Pekon Kuncoro, Semaka, Tanggamus, mengalami luka sabetan golok di lengan sebelah kiri dan kepala usai melawan komplotan begal. Lampost.co/Rusdy


Kotaagung (Lampost.co) – Aksi pembegalan motor terjadi terhadap Royan Anabi (16), warga Pekon Kuncoro, Semaka, Tanggamus. Dalam peristiwa itu, remaja tersebut mengalami luka sabetan golok di lengan sebelah kiri dan kepala usai melawan komplotan begal yang hendak menjarah barang-barangnya.

Akibat sabetan golok itu, korban mengalami luka serius karena terputusnya urat tondon sehingga korban harus dioperasi penyambungan otot di rumah sakit.

Ayah korban, Sunarto, mengatakan pembegalan itu terjadi saat anaknya berboncengan bersama temannya menggunakan motor usai latihan pencak silat di Pekon Kanoman, kecamatan Semaka.

"Mendekati perbatasan Pekon Kuncoro, mereka disalib motor komplotan begal dan dihentikan. Selanjutnya ada dua orang lain menggunakan motor yang berboncengan tiba-tiba muncul dari semak belukar dan menabrakkan motornya hingga terjatuh," kata Sunaryo, Selasa, 18 Januari 2022.

Saat terjatuh, kedua korban dibekap dan digeledah para pelaku. Namun, korban Royan melawan hingga mengalami luka bacok hingga akhirnya terlepas dari bekapan pembegal.

"Setelah itu anak saya lari dan bertemu polisi yang berpatroli. Korban dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama," ucapnya.

Dari klinik itu korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu untuk mengobati luka yang mengakibatkan tiga jari tangan kanan tidak dapat digerakkan.

"Untuk motornya dibawa pelaku. Saya harap kepolisian segera menangkap pelaku," tandasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait