Literasi

Relawan Literasi Bakauheni Bagikan Ratusan Nasi Bungkus ke Penumpang

( kata)
Relawan Literasi Bakauheni Bagikan Ratusan Nasi Bungkus ke Penumpang
Relawan Literasi menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada para penumpang. Aan Kridalaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Dalam rangka membantu ratusan penumpang yang tertahan di Pelabuhan Bakauheni lantaran belum memiliki surat hasil rapid test bebas Covid-19, Relawan Literasi menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada para penumpang.

Dengan dibantu anggota TNI/Polri, sejumlah relawan literasi Bakauheni, seperti Radmiadi dari Perahu Pustaka, Ardy Yanto, Hamdani, Niluh Dewi dan Agung Gede dari Jangkar Pustaka serta Acong dari Pustaka Nelayan terus membagikan satu per satu basi bungkus kepada para penumpang, baik yang sedang tidur tiduran atau penumpang yang sedang menunggu proses atministrasi maupun yang sedang antre hendak menjalani rapid test bebas Covid-19 pada Jumat malam.

"Kami harap nasi bungkus ini bisa membantu meringankan beban saudara saudara kita yang masih tertahan di pelabuhan hingga malam ini, lantaran mereka masih menunggu proses administrasi dan pengecekan repid test bebas Covid-19 oleh petugas," kata Relawan leterasi Perahu Pustaka Lampung Radmiadi kepada lampost.co, Sabtu, 16 Mei 2020.

"Sangat positif dan membantu beban para pekerja yang telah di PKH ini. Semoga aksi ini dapat diikuti relawan-relawan lainnya, supaya kita dapat bergenggam tangan saling membantu tanpa melihat sekat sekat SARA ataupun kepentingan Politik," imbuh Radmiadi.

Menurutnya, sudah saatnya anak-anak bangsa bersatu melawan Covid-19. Sebab dampak dari Covid-19 sangat mempengaruhi perekonomian terutama masyarakat menengah kebawah.

"Harapannya dengan bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Bripka Agung Gede relawan Literasi Jangkar Pustaka.

Pada kesempatan itu, Agung mengimbau kepada penumpang jalan kaki agar senantiasa mentaati protokol kesehatan secara disiplin yakni, mengindari keramaian, menggunakan masker, menerapkan Social Distancing, serta membatasi aktivitas di luar rumah guna untuk mendukung upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, setelah sesampainya di rumah.

"Sehingga wabah ini cepat berlalu agar dapat melakukan aktivitas seperti semula," tandasnya. 

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar