#unila#pendidikan

Rektor Unila Minta Pemprov Lampung Segera Lepas Hak Tanah Hibah di Kotabaru

Rektor Unila Minta Pemprov Lampung Segera Lepas Hak Tanah Hibah di Kotabaru
Rektor Unila Prof. Karomani. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Rektor Universitas Lampung, Prof. Karomani, meminta Pemerintah Provinsi Lampung segera memproses pelepasan hak tanah hibah di Kotabaru, Lampung Selatan. Pasalnya, hal tersebut belum juga diwujudkan pada tanah 150 hektare sejak tiga tahun lalu.

Dia menilai, dengan selesainya pelepasan hak tanah hibah pihaknya bisa segera memperluas kawasan kampus dan membangun infrastruktur lebih banyak. Sebab, area Unila saat ini hanya 65 hektare. Luas itu terbilang sempit dibandingkan Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Universitas Riau (Unri) yang memiliki lahan hingga 702 Ha. 

“Saya berharap Gubernur Lampung segera melepaskan hak tanah hibah yang dihibahkan itu karena luas kampus sekarang tak memadai lagi," kata Karomani saat ditemui, Jumat, 12 Agustus 2022. 

Perluasan area dan penambahan infrastruktur itu juga guna mewujudkan Unila menjadi universitas unggul sebagai world class university (WCU).

"Unila tengah bergerak menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Untuk itu infrastruktur yang saat ini diharapkan dapat diperluas," jelasnya. 

"Apalagi ketika masuk PTN-BH, berdiri rumah sakit pendidikan Unila, mall, hotel, asrama mahasiswa, dan sarana lainnya. Maka luasan kampus Unila saat ini tidak memadai lagi," jelasnya. 

Ia berharap punya kampus baru di Kotabaru. Sementara kampus utama akan menjadi pusat perkantoran dan bisnis. Sebab, akan dibangun hotel, apartemen, dormitory mahasiswa, dan lainnya. 

"Dengan gitu pendapatan setelah menjadi PTN-BH bisa lebih dari Rp1 triliun,” kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait