#rektor#unila#karomani

Rektor Unila Diharapkan Mampu Satukan Kekuatan Besar

Rektor Unila Diharapkan Mampu Satukan Kekuatan Besar
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Akademisi Hukum Tatanegara Unila Rudy berharap rektor Unila periode 2019-2023, Karomani mampu menyatukan kekuatan besar Unila yang saat ini masih belum didayagunakan secara maksimal. 

"Baik SDM, aset, riset inovasi, jaringan dan potensi lainnya," ujar doktor lulusan Kobe University itu saat dimintai pendapatnya, Senin, 25 November 2019.

Menurut Rudy, kelemahan Unila saat ini kekuatan besarnya masih berupa potensi. Dimana SDM terbaik masih banyak berkiprah di luar Unila. "Ini yang harus digalang dan disatukan demi perjuangan Unila menuju world class university," kata dia.

Sementara ditanya soal masukan kriteria wakil rektor ke depan, Rudy menuturkan tentu harus figur yang mempunyai kompetensi dan jaringan sesuai bidang tugas. 

"Yang lebih penting bisa merangkul seluruh potensi sesuai bidang tugas tanpa ada beban masa lalu. Terakhir bisa mewujudkan visi rektor karena mereka adalah membantu rektor," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Karomani dilantik oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin, 25 November 2019 ini. Tampak hadir pada agenda penting itu Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Rektor Unila periode sebelumnya Hasriadi Mat Akin. 

Aom menjadi Rektor terpilih Unila setelah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan rektor (pilrek) Unila pada Kamis, 17 Oktober 2019 lalu. Dalam pilrek tersebut, Wakil Rektor III Unila itu meraup 44 suara dalam sidang yang digelar tertutup dan resmi terpilih sebagai Rektor Unila periode 2019-2023.

Aom menang telak dengan mengungguli dua saingannya, yaitu Bujang Rahman yang meraih 22 suara, dan Muhammad Kamal yang hanya merebut 6 suara. Adapun jumlah suara 65 persen berasal dari senat Unila, sedangkan 35 persen berasal dari Kementerian.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait