#Unjukrasa#demonstrasi#ipb#aksimahasiswa

Rektor IPB: Unjuk Rasa Dijamin UUD, tetapi Jangan Terprovokasi

Rektor IPB: Unjuk Rasa Dijamin UUD, tetapi Jangan Terprovokasi
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria. Dok Istimewa


Bogor (Lampost.co) -- Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria mengatakan kebebasan berpendapat di negara telah dijamin oleh konstitusi. Dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sudah diatur mengenai hal tersebut.

Namun, dia mengingatkan dalam menyampaikan pendapat harus dilakukan secara tertib.

“Pada prinsipnya kebebasan berpendapat dijamin UU. Diharapkan penyaluran aspirasi disampaikan secara tertib,” katanya ketika dihubungi, Minggu, 10 April 2022.

Baca: Pemerintah Menilai Wajar Rencana Aksi Mahasiswa pada 11 April

 

Sebagai kalangan terpelajar, menurut Arif yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ini, mahasiswa harus memilki cara yang santun dalam menyampaikan aspirasi. Arif mengingatkan agar mahasiswa jangan sampai terprovokasi dalam menyampaikan pendapatnya.

“Tentunya harus menjaga ketertiban dan jangan sampai terprovokasi,” ucapnya.

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia diberitakan akan berunjuk rasa secara serentak di di sejumlan kota. Mereka menyuarakan penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden serta penaikan harga BBM. 

Presiden Jokowi telah menyampaikan agar wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden dihentikan. Presiden justru meminta negara hadir di tengah kesulitan ekonomi masyarakat akibat kenaikan harga pangan dan energi yang disebabkan perang Rusia-Ukraina.

Salah satu bentuk kehadiran negara ialah dengan mengucurkan berbagai bantuan langsung tunai (BLT) untuk menjaga daya beli masyarakat.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait