#Covid-19Lampung

Rejosari Resmikan Kampung Ketahanan Pangan

Rejosari Resmikan Kampung Ketahanan Pangan
Unsur TNI/Polri, Pemerintahan Desa dan Kecamatan meresmikan Kampung Ketahanan Pangan Warga dan KTN. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, meresmikan kampung ketahanan pangan, Sabtu, 13 Maret 2021. Selain itu juga membentuk Kampung Tangguh Nusantara (KTN), posko isolasi mandiri pasien Covid-19, dan pos pelayanan kesehatan.

Kepala Desa Rejosari, Teguh Maulana mengatakan kampung ketahanan pangan ini diharapkan berjalan dengan baik, tujuannya mengajak masyarakat untuk secara bersama-sama bergotong royong membantu sesama di tengah masa pandemi.

"Misalkan ada masyarakat yang kekurangan bahan poko makanan, nah yang lain bisa bergotong membantu sesama supaya kesulitan di masa pandemi ini bisa ringan. Dengan bergotong royong kami bisa hadapi segala hal yang berat sekali pun," kata Teguh.

Menurut Teguh di desanya sudah empat tahun terakhir menjalankan gotong royong dalam hal perbaikan dan kebersihan desa.

"Satu minggu saya siapkan khusus satu hari (Jumat) aparat pemerintah turun ke dusun-dusun menanyakan keluhan warga, kalau ada yang sakit harus dibawa berobat. Untuk ibu-ibu PKK gotong royong keliling kampung bersih-bersih dan itu rutin kami lakukan," katanya.

Selain itu lanjut Teguh, program KTN yang digagas pemerintah pusat telah diresmikan juga secara bersama meresmikan posko tempat isolasi mandiri bagi masyarakat yang terpapar korona.

"Misalnya ada yang terpapar maka pasien dijemput tim untuk diisolasi mandiri di posko yang disiapkan, di sana juga ada posko kesehatan. Tidak ada lagi isolasi mandiri di rumah," jelas Teguh.

Sementara Camat Natar Eko Irawan mengatakan, dalam menangani penyebaran Covid-19 di Kecamatan Natar Forkopimcam bersama Kepala Desa dan jajarannya juga masyarakat sudah bekerja maksimal dengan membuka posko Covid-19 dan lain sebagainya.

"Kami berharap, dengan diresmikan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) ini, semoga masyarakat dapat bertahan hidup dan tetap kreatif, program kampung ketahanan pangan seperti yang ada di Rejosari diharapkan menginspirasi desa lain. Jadi mereka ini secara bersama meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dalam hal pangan," kata mantan camat Sidomulyo ini.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait