#beritalampung#beritalampungterkini#pad#pendapatandaerah

Realisasi Pendapatan Pemkab Lambar sampai November 92,10%

Realisasi Pendapatan Pemkab Lambar sampai November 92,10%
Ilustrasi. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Pendapatan daerah Lampung Barat hingga akhir November lalu terealisasi Rp953 miliar (92,10%) dari target APBD setelah perubahan Rp1,035 triliun. Sisa target diusahakan terpenuhi dalam waktu tersisa.

“Apabila melihat realisasi tersebut masih tersisa Rp81 miliar yang belum terealisasi. Sisa target yang belum tercapai ini diharapkan akan terealisasi dalam beberapa hari ke depan,” kata Kepala BPKD Lambar Okmal, Jumat, 9 Desember 2022. 

Dia memerinci realisasi pendapatan daerah Rp953 miliar itu bersumber dari PAD Rp62 miliar dari target Rp74 miliar (83,85%) dan pendapatan dari transfer Rp891 miliar dari target Rp948 miliar (93,98%).

Realisasi PAD tersebut meliputi pajak daerah terealisasi Rp13 miliar (90,95%) dari target Rp14 miliar dan retribusi daerah terealisasi Rp1,4 miliar dari target Rp2,1 miliar.

Baca juga: Bupati Lambar Klaim Pandemi Tak Hambat Pembangunan 

Perincian realisasi pajak daerah, antara lain bersumber dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, dan pajak penerangan jalan. Kemudian pajak parkir, pajak bumi dan bangunan sektor perkotaan dan perdesaan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Sementara realisasi retribusi daerah, antara lain bersumber dari retribusi jasa umum, retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pelayanan pengujian kendaraan bermotor, dan lainnya. Lalu ada juga retribusi jasa usaha, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

Selain dari PAD, pendapatan Pemkab Lambar yang lebih besar yaitu pendapatan dari transfer. Pendapatan transfer sampai akhir November mencapai Rp891 miliar dari target Rp948,3 miliar (93,98%).

Pendapatan transfer itu bersumber dari Pemerintah Pusat dan antardaerah yang terdiri dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dana insentif daerah (DID), dana desa, dan pendapatan transfer antardaerah.

“Mudah-mudahan sebelum akhir Desember mendatang, pendapatan daerah dapat terealisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait