PBBpajak

Realisasi PBB di Palas Baru 22 Persen

( kata)
Realisasi PBB di Palas Baru 22 Persen
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


KALIANDA (Lampost.co) -- Hingga kini realisasi pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, baru tercapai Rp62,4 juta atau sebesar 22 persen dari target Rp392,6 juta. Dari 21 desa yang ada, setidaknya ada sembilan desa yang belum melakukan setoran PBB.

Petugas Khusus PBB Kecamatan Palas Danang Marhaens mengatakan, hingga 11 September 2020 capaian PBB di Kecamatan Palas baru mencapai 22 persen. Dari 21 desa, baru ada 12 desa yang mulai melakukan penyetoran PBB.

"Ada sembilan desa yang sama sekali belum setor PBB. Realisasi yang sudah terkumpul sebesar Rp62,4 juta. Sedangkan, ketetapan pokok PBB Kecamatan Palas masih ada sekitar Rp392,6 juta. Artinya, masih ada sekitar Rp330.2 juta," kata dia, Kamis, 17 September 2020.

Danang menjelaskan rincian desa yang telah menyetor PBB 2020 yakni Desa Bandanhurip sebesar Rp3,2 juta, Sukabakti Rp2,2 juta, Baliagung Rp10,2 juta, Pulaujaya Rp8,2 juta, Tanjungsari Rp1,7 juta, Pulautengah Rp10,7 juta, Pematangbaru Rp1,8 juta, Bangunan Rp4,2 juta, Mekarmulya Rp2,3 juta, Sukaraja Rp4,3 juta, Rejomulyo Rp3,1 juta, Bumidaya Rp9,5 juta.

"Hingga saat ini setiap desa masih turun untuk melakukan penagihan kepada masyarakat. Kami juga terus memonitoring penagihan PBB ini di setiap desa," kata dia.

Sementara itu, Kepala UPTD Perpajakan Kecamatan Palas, Rusli mengatakan tahun setidaknya SPPT yang nilai tagihannya dibawah Rp30 ribu dibebaskan sebanyak 19.484 SPPT atau senilai Rp574,4 juta. Pembebasan ini karena kebijakan pemerintah masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

"Tahun ini memang ada pembebasan PBB bagi nilai tagihan PBB dibawah Rp30 ribu untuk golongan 1,2 dan 3. Untuk itu, kami berharap pihak desa dapat melakukan penagihan secepatnya," kata dia.

Terpisah, Kepala Desa Palasaji, Herri Susanto mengatakan pihaknya baru menyetorkan tagihan PBB sebesar Rp2 juta pada Rabu (16/9/2020). Bahkan, pihaknya masih melakukan penagihan PBB kepada masyarakat.

"Ketetapan PBB tahun sebesar Rp9,2 juta. Namun, setelah adanya pembebasan ketetapan menjadi Rp4,0 juta. Kami yakin realisasi PBB di Desa Palasaji capai 100 persen," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...


Berita Terkait



Komentar