#bandarlampung#narkoba#tempathiburan#razia

Tes Urine Positif, 21 Pengunjung Tempat Hiburan Malam Digelandang

Tes Urine Positif, 21 Pengunjung Tempat Hiburan Malam Digelandang
Tim gabungan Ditresnarkoba, Ditsabhara Polda Lampung saat melakukan razia dan test urine di MGM, Kamis dini hari (28/9). (Lampost.co/Asrul)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Petugas gabungan dari Ditresnarkoba Polda Lampung bersama Ditsabhara, Bidpropam dan Dokter kesehatan melakukan razia di dua tempat hiburan malam, yakni MGM dan Golden Dragon, yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Bumi Waras, Kamis dini hari (28/9/2017). Dari dua lokasi hiburan malam yang disambangi, sebanyak 21 pengunjung urinenya dinyatakan positif, dan diduga mengkonsumsi narkoba.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, di MGM tiba-tiba pengunjung yang berada di dalam ruangan karaoke, sontak terkaget. Petugas segera memeriksa salah satu pengunjung pria yang berada di ruang karaoke, keberatan ketika test pack menyatakan urinenya postif, namun setelah tiga kali dilakukan test, tetap urinenya dinyatakan positif.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Abrar Tuntalanai mengatakan, dari hasil razia 7 pengunjung dengan urine positif didapat dari MGM, sedangkan 14 pengunjung didapat dari Golden Dragon.

"Jadi total tujuh pria dan 14 wanita, semua hasil razia dari tempat hiburan. Kita lebih selektif kali ini, cuma dua lokasi MGM dan Golden Dragon," ujarnya kepada Lampost.co.

Dalam razia yang melibatkan 96 personil Ditresnarkoba, 10 personil Ditsabhara Polda Lampung, 8 Bidprovam, dan 4 Dokter Kesehatan, merupakan upaya razia rutin yang digelar untuk menekaan angka penggunaan narkoba.

"Jadi ini bukan operasi Antik, tapi razia rutin, dan akan kita gelar terus secara intensif," kata Perwira Menengah Polda Lampung itu.

Ke-21 pengunjung tersebut sementara digelandang ke Ditresnarkoba untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan. Kemudian akan dilimpahkan ke Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Lampung. Jika dari 21 orang tersebut diduga terlibat peredaran atau kurir barang, akan dilakukan pengembangan.

"Jadi mereka akan dilimpahkan ke BNNP, untuk direhab atau, assement, dan urine mereka baru dinyatakan positif, masih di uji lab apakah mereka menggunakan sabu-sabu ekstasi atau obat-obatan lainnya," katanya.

EDITOR

Asrul Septian Malik

loading...




Komentar


Berita Terkait