#beritalampung#beritabandarlampung#ekbis

Rayakan HUT Ke-33, Bank Raya Bandar Lampung Giatkan Akses Permodalan pada Sektor Informal

Rayakan HUT Ke-33, Bank Raya Bandar Lampung Giatkan Akses Permodalan pada Sektor Informal
Pemimpin Cabang Bank Raya Bandar Lampung, Dhimas Mahardhika. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): PT Bank Raya Indonesia Tbk atau disingkat Bank Raya merayakan HUT ke-33. Berdiri sejak 27 September 1989 dengan nama Bank Agro selanjutnya pada 2011 Bank Agro diakuisisi kepemilikan saham oleh Bank BRI dan berubah nama menjadi Bank BRI Agro. Selanjutnya pada November 2021 Bank BRI Agro melakukan transformasi menjadi bank digital dengan visinya “The Best Digital Bank by Becoming House of Fintech and Home for GIG Economy”.

"Pada hari ini Bank Bri Agro atau Bank Raya ulang tahun ke-33 tahun. Bank ini mengusung visi the best digital bank by becoming house of fintech and home for GIG economy," kata Pemimpin Cabang Bank Raya Bandar Lampung, Dhimas Mahardhika, Selasa, 27 September 2022.

Menurutnya visi tersebut memang menyasar pada sektor GIG Economy yaitu suatu sistem pasar tenaga kerja bebas atau pekerja informal. "Bahasa mudahnya pekerja tidak mempunyai slip gaji. Segmen itu lah yang kita akan sasar bantu untuk sisi permodalan," katanya.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Coret Program Bedah Rumah dalam Anggaran Penanganan Inflasi

"Harapannya kita bisa membantu pekerja yang di GIG economy-nya tidak mempunyai slip gajian, pengembang usaha sebagai modal.Terus membranding Bank Raya ini hadir untuk pekerja sektor informal itu," kata Dhimas.

Selain itu, kata dia pihaknya juga terus mengedukasi pada sisi permodalan maupun cara menyimpan uang di bank dengan memanfaatkan teknologi.

"Jadi sekarang untuk membuka tabungan tidak harus ke bank ya. Cukup mendownload aplikasi Raya Apps 2.0 itu bisa langsung buka tabungan. Sudah bisa di download untuk pengguna android dan juga ios terbuka untuk masyarakat umum," kata dia.

Dhimas menambahkan Bank Raya memilik berbagai produk pinjaman diantaranya Pinang Maksima untuk segmen bisnis ritel. Pinang Performa untuk segmen bisnis mikro. Pinang Flexi untuk segmen konsumer. Pinang Paylater (dana talangan) untuk agen Brilink, Kredit Usaha Rakyat (KUR), produk simpanan bank Digital Saving dengan fitur bernama Saku Utama, Saku Bujet, Saku Jaga dan Saku Pintar.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait