#Bencana#bpbd

Rawan Bencana, Pesibar Butuh Bantuan Provinsi dan Pusat

Rawan Bencana, Pesibar Butuh Bantuan Provinsi dan Pusat
BPBD Provinsi Lampung mengunjungi Kantor BPBD Pesisir Barat, Kamis 17 Maret 2022. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah pusat maupun provinsi terkait wilayahnya karena kerap tertimpa bencana alam.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesibar, Mirza Sahri mengatakan, saat ini Pesibar meripakan salah satu wilayah rawan bencana alam di Provinsi Lampung.

"Kami berharap BPBD Provinsi Lampung dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan perhatian khusus kepada Pesibar. Kami ingin penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat guna meringankan beban masyarakat terdampak," kata Mirza, saat menerima kunjungan BPBD Provinsi Lampung, Kamis, 17 Maret 2022. 

Baca: Wakil Ketua MPR: Upaya Pemulihan Dampak Bencana Harus Ditingkatkan

 

Mirza menjelaskan, kunjungan BPBD Lampung bertujuan untuk meninjau persiapan upaya penanggulangan pascabencana di Pesisir Barat. 

"Sepanjang 2021 hingga awal 2022 ini terjadi dua kali banjir yang merendam permukiman warga di Pekon Sukarame, Kecamatan Pesisir Selatan, beberapa kali tanah longsor dan pohon tumbang di Jalan Liwa-Krui di Kecamatan Waykrui, kemudian pohon tumbang di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang berbatasan dengan Kabupaten Tanggamus," ungkap Mirza. 

Dia menambahkan, meskipun cuaca di Kabupaten Pesibar saat ini relatif bagus dan cerah, namun, ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati.

"Sesuai dengan informasi dari BMKG, waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Pesibar, Tanggamus, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Bandar Lampung pada sore dan malam hari," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait