#pemilu2024#pilkada2024

Ratusan Warga Lampura Komplain Sipol

Ratusan Warga Lampura Komplain Sipol
Warga Lampung Utara mengajukan komplain kepada Komisi Pemilu Umum (KPU) terkait pencatutan identitas partai politik (parpol) yang masuk ke sistem informasi partai politik (sipol), Rabu, 5 Oktober 2022. Lampost.co/Fajar


Kotabumi (Lampost.co) -- Warga Lampung Utara mengajukan komplain kepada Komisi Pemilu Umum (KPU) terkait pencatutan identitas partai politik (parpol) yang masuk ke sistem informasi partai politik (sipol), Rabu, 5 Oktober 2022.

Mayoritas warga yang mengurus pencatutan data tersebut adalah peserta yang mengikuti seleksi bakal calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam).

Hal tersebut karena syarat menjadi panwascam harus terbebas dari keanggotaan partai politik manapun. Ada sekitar 184 orang yang langsung mengurus melalui help desk yang disediakan KPU Lampung Utara.

"Karena ada keperluan mau mendaftarkan diri sebagai panwascam. Sementara nama saya ada di sipol KPU karena dicatut salah satu partai pendatang baru. Maka dari itu, saya komplain," kata Dipa Novian warga Lampung Utara saat menggurus komplain sebagai keanggotaan partai dalam sipol KPU.

Ketua KPU Lampung Utara Aprizal Ria mengatakan saat ini pihaknya memproses komplain sesuai mekanisme dan proses yang berlaku sesuai peraturan perundang-undangan. Ia mengatakan lebih 180 orang yang mengurus di sana agar namanya dapat dikeluarkan dari sipol. Sesuai dengan PKPU No. 4/2022 tentang Komplain Sipol, yang tertuang dalam Pasal 104.

Warga tersebut berharap tidak menjadi anggota partai politik. Mengenai data warga tercatut atau tidak oleh parpol bisa dilihat melalui https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik.

"Kami terus melaksanakan pelayanan sampai batasnya di Desember 2022," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait