#sertifikat#PTSL

Ratusan Warga Bumirestu Terima Sertifikat PTSL

( kata)
Ratusan Warga Bumirestu Terima Sertifikat PTSL
Warga Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat menerima sertifikat tanah melalui Program PTSL kepada masyarakat di Halaman Kantor Desa Bumirestu, Kamis (12/3/2020). Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Masyarakat Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Lampung Selatan telah mendapatkan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019.

Setidaknya, ada 844 bidang yang dibagikan kepada masyarakat setempat di Kantor Desa Bumirestu, Kamis, 12 Maret 2020. Ratusan sertifikat tanah itu diberikan langsung oleh Kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lamsel.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, pembagian ratusan sertifikat tanah itu disaksikan langsung oleh Camat Palas Rika Wati bersama Uspika dan Kepala Desa Bumirestu Sukiman.

Ketua Tim Pembagian Sertifikat dari Kantor ATR/BPN Lamsel, Suryadi mengatakan pihaknya membagikan sebanyak 717 bidang sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Bumirestu. Namun, masih ada 127 bidang yang belum bisa dibagikan.

"Total yang diusulkan oleh desa itu sebanyak 844 bidang. Namun, yang baru bisa dibagikan hanya 717 bidang yang kini masih dalam proses penandatanganan," kata dia.

Dia berharap kepada masyarakat setempat yang telah menerima sertifikat agar dapat menjaga dokumen tanah itu dengan baik. Ia juga meminta agar masyarakat dapat mengecek data identitas pemilik tanah di sertifikat tersebut.

"Jika menemukan ada kesalahan data, masyarakat bisa melapork annya ke kelompok masyarakat, biar nanti dikoreksi dan segera diperbaiki. Kemudian, kami harap sertifikat bisa disimpan dan diamankan sebaik mungkin, bila perlu difotokopi," kata dia.

Kepala Desa Bumirestu, Sukiman mengatakan pembagian sertifikat tanah itu baru pertama kalinya dilaksanakan di desa tersebut. Sebab, sejak 1970 masyarakat belum memiliki bukti kepemilikan dan hak atas tanah.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, tahun ini bisa membagikan sertifikat gratis program dari Pak Presiden Joko Widodo. Meski demikian, masih banyak warga kami yang belum memiliki sertifikat tanah. Mudah-mudahan tahun depan kita usulkan kembali," kata dia.

Sementara itu, Rika Wati mengatakan pihaknya berharap kepada masyarakat bisa menjaga dan memanfaatkan kegunaan sertifikat tanah tersebut. Ia pun meminta masyarakat kedepan dapat taat  dalam pembayaran Pajak bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahunnya.

"Program PTSL ini merupakan kebijakan pemerintah untuk membantu masyarakat supaya memiliki tanda bukti kepemilikan yang sah. Namun, kami juga berahap masyarakat bisa memenuhi kewajiban dalam membayar pajak PBB," kata dia.

Sementara itu, Suyadi (46) warga Desa Bumirestu mengatakan dirinya sangat bersyukur mendapatkan sertifikat tanah melalui program PTSL. Sebab, selama ini tanah seluas 0,5 miliknya belum memiliki surat tanah yang sah.

"Selama ini saya hanya ada surat jual beli saja. Alhamdulillah, tahun ini sudah ada surat yang sah dan diakui oleh negara," kata dia.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar