#pelantikan#ASN#Pemkab

Ratusan Pejabat Pemkab Lampura Dilantik Tengah Malam

Ratusan Pejabat Pemkab Lampura Dilantik Tengah Malam
Sebanyak 277 pejabat fungsional setara eselon IV lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dilantik menjelang detik-detik pergantian tahun 2022, Jumat, 31 Desember 2021, malam. Istimewa


Kotabumi (Lampost.co) -- Sebanyak 277 pejabat fungsional setara eselon IV lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dilantik menjelang detik-detik pergantian tahun 2022, Jumat, 31 Desember 2021, malam. Pelantikan dipimpin oleh Assisten III Setdakab, Sofian.

Pelantikan yang digelar mendekati malam pergantian tahun baru 2022 hingga Sabtu, 1 Januari 2022, dini hari, tersebut menuai protes dari sejumlah peserta karena terkesan mendadak sehingga menimbulkan tanda tanya besar. 

Assisten III Setdakab, Sofian mengklaim pelantikan telah sesuai koridor yang ada, karena batas waktu pengangkatan atas usul disampaikan kepada Kemenpan-RB harus segera dilaksanakan per 31 Desember 2021.

"Sementara pemberitahuan itu kita terima sekitar pukul 21.00 WIB tadi, dan batas waktu tanggal 31 yang pukul 00.00 WIB," kata Sofian, Sabtu, 1 Januari 2022, dini hari.

Menurutnya hal itulah yang menjadi dasar pelantikan 277 pejabat eselon IV atau fungsional setingkatnya. Sebab, dalam pasal 34 (2) Permen PANRB nomor: 17/2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional, bahwas batas waktu atas usulan dilakukan selambat-lambatnya per 31 Desember 2021.

Ia menjelaskan bahwa pelantikan tersebut adalah penyetaraan pejabat fungsional dalam jabatan eselon IV. Kemudian, ada pertimbangan teknis yang telah dikeluarkan oleh Kemenpan-RB hingga dilaksanakan pada tengah malam tepat pergantian tahun 2022.

Sementara itu, pelantikan yang digelar tengah malam menuai sorotan masyarakat, karena dinilai sebagai bentuk ketidakmampuan pejabat pembina kepegawaian dalam menindaklanjuti regulasi pemerintah  pusat. Kegiatan pelantikan yang dilaksanakan pada tengah malam dalam kondisi normal sangat disayangkan, ini menunjukan ketidakprofesionalan dalam pelaksanaan tugas penyelenggaraan negara.

"Sekali lagi, sangat sayangkan pelantikan harus dilaksanakan pada waktu tengah malam, mengingat kondisi Lampura tidak dalam posisi darurat," ujar Heri, salah satu warga.

Ia menilai hal itu sebagai bentuk etika pemerintahan dan sosial masyarakat kurang dipahami secara baik oleh para pembina kepegawaian, hingga menimbulkan keharusan pejabat dilantik untuk hadir.

"Sebab, faktor yang harus menjadi pertimbangan utama adalah keselamatan pegawai yang hadir ketika tengah malam harus berangkat dan pulang secara tergesa-gesa, mengingat tidak semua pegawai tersebut memiliki alat transportasi roda empat," tambahnya.

Salah satu pejabat dilantik yang enggan menyebutkan namanya mengaku harus kalang-kabut dalam mempersiapkan pelantikan.

"Apalagi saya seorang perempuan dengan rumah berjarak jauh dari Kotabumi. Belum lagi ada putra-putri masih kecil, perlu perhatian lebih," ujarnya yang mengaku baru sampai rumah sekitar pukul 02.00 WIB.

"Saya tadi udah istirahat di rumah. Main dengan anak-anak, tapi mendapat informasi harus ke ruangan Siger untuk dilantik. Jadi, mau kayak mana lagi, namanya perintah. Kita ikut aja," tambahnya.

 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait